Minggu, 18 Apr 2021
radarkediri
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Musim Penghujan, Panen Jagung Turun

Akibat Batang Mudah Membusuk

03 April 2021, 17: 06: 44 WIB | editor : Adi Nugroho

MENCUKUPI: Petani jagung saat panen di Dusun Slumbung, Desa Mlancu, Kecamatan Kandangan.

MENCUKUPI: Petani jagung saat panen di Dusun Slumbung, Desa Mlancu, Kecamatan Kandangan. (Habibah Anisa Muktiara - radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Selama dua bulan di awal tahun 2021, hasil panen jagung di Kabupaten Kediri masih mencapai  25.727 ton. Hasil panen tersebut berasal dari total lahan seluas 3.958 hektare.

Menurut Kabid Pengelolaan Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Tri Retnani Yeni Astuti, angka ini turun dibanding bulan-bulan lainnya. Khususnya saat musim kemarau. “Tanaman jagung tidak seperti padi yang membutuhkan banyak air,” ungkap Yeni.

          Dengan kondisi hujan yang tinggi, banyak lahan sawah yang mudah tergenang air. Membuat batang tanaman jagung mudah membusuk. Panen jagung akan membaik ketika memasuki musim kemarau.

Baca juga: Mengulik Kejayaan Kediri dengan Membedah Teknologi Hidrologinya (4)

Meski begitu, hasil panen jagung masih dapat mencukupi kebutuhan masyarakat. “Jagung yang ditanam ini selain untuk pakan ternak, juga untuk konsumsi,” imbuhnya.

          Untuk diketahui, luasan lahan jagung terluas selama Januari adalah di Kecamatan Kunjang dengan luasan lahan 326,6 hektare. Kemudian disusul Kecamatan Plosoklaten 200,9 hektare dan posisi ketiga seluas 171,5 di Kecamatan Badas. Sementara selama Februari, luasan terluas ditempati Kecamatan Plosoklaten seluas 275,7 hektare kemudian disusul Kecamatan Kandangan seluas 166,7 hektare.

          Yeni menjelaskan kebutuhan masyarakat terhadap jagung memang tidak seperti zaman dulu. Saat itu, jagung masih menjadi kebutuhan pokok. Sedangkan saat ini jagung banyak digunakan sebagai pakan ternak, salah satunya adalah unggas.

          Kebutuhan jagung biasanya mengalami fluktuasi. Perubahan kebutuhannya sesuai dengan bertambahnya jumlah penduduk. Total jumlah penduduk di Kabupaten Kediri terakhir tercatat sekitar 1.574.272 jiwa. Dengan total tersebut, jumlah kebutuhan jagungnya dalam kurun waktu dua bulan sebesar 2.944 ton. Sedangkan untuk konsumsi ternak tercatat sebanyak 19.583 ton. Sehingga total mencapai 22.527 ton. Atau ada surplus panen sebesar 3.200 ton. (ara/dea)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news