Minggu, 18 Apr 2021
radarkediri
Home > Show Case
icon featured
Show Case
Pembinaan di SMKN 2 Nganjuk

Harus Berani Mimpi Go Internasional

Kabid GTK Provinsi Ungkapkan Kekagumannya

01 April 2021, 08: 42: 58 WIB | editor : Adi Nugroho

SMK

PEMBINAAN: Kabid GTK Suhartatik memberikan motivasi dan semangat kepada guru dan pegawai SMKN 2 Nganjuk untuk senantiasa semangat berinovasi dan bekerja dengan hari. (Heri Muda Setyawan - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Sekolah tidak boleh merasa besar dan bangga hanya di lingkungan sendiri. Lebih dari itu, sekolah dituntut untuk banyak berkreasi dan berinovasi. Bahkan memiliki mimpi untuk maju dan berkembang dalam skala yang lebih besar.

Pesan tegas itu disampaikan Kabid Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Suhartatik SPd, MPsi. “Kalau perlu harus punya mimpi go internasional,” ujarnya dalam pembinaan di SMKN 2 Nganjuk kemarin.

Suhartatik menerangkan, memajukan dan mengembangkan sekolah tidak bisa dilakukan kepala sekolah sendirian. Melainkan perlu dukungan dari seluruh elemen sekolah. Sebab, sehebat dan sebagus apapun inovasi dan kreasi yang dibuat, tanpa adanya dukungan dari warga sekolah akan sia-sia. “Kalau ada inovasi bagus harus didukung. Mindset malas tidak mau maju harus diubah jika ingin menjadikan sekolah ini sebagai dambaan,” sambung perempuan berkerudung itu di hadapan guru dan pegawai SMKN 2 Nganjuk.

Baca juga: Tertutup, Jarang Bergaul dengan Warga

SMK

LAUNCHING: Kabid GTK Suhartatik menandatangani soft launching aplikasi PEGaway dan E-Ttitude karya guru dan pegawai SMKN 2 Nganjuk. (Heri Muda Setyawan - radarkediri.id)

Selama hampir satu jam Suhartatik melakukan pembinaan kemarin. Turut mendampingi Kacabdisdik Provinsi Jatim Wilayah Nganjuk Edy Sukarno dan Kasi GTK Heryani. Dalam kesempatan kemarin Suhartatik menyampaikan kekagumannya saat masuk ke SMKN 2 Nganjuk. “Sekolahnya bersih, inovasinya banyak. SMKN 2 Nganjuk memang luar biasa,” pujinya.

Sebelum memberikan pembinaan, Suhartatik diajak berkeliling melihat laboratorium prodi siswa, kegiatan PKK/KWU, UPJ dan ekstrakurikuler. Mulai dari kopsis, bank mini, business center, lab OTKP, sekretariat bursa kerja, salon dan laboratorium tata busana.

Suhartatik juga melihat langsung karya siswa SMKN 2 Nganjuk seperti baju, jaket, gaun model, dan batik. Ada juga kreasi olahan sambal goreng pisang, abon yang terbuat dari jantung pisang, dan es krim ubi ungu. “Enak...,” ujarnya saat mencicipi es krim ubi ungu.

Sementara itu Kepala SMKN 2 Nganjuk Yatini mengaku senang atas kunjungan kemarin. Meski sudah banyak inovasi yang diciptakan, pihaknya berjanji akan terus membuat inovasi lain demi kemajuan SMKN 2 Nganjuk. “Ini juga sebagai upaya kami menuju SMK BLUD,” tandasnya.

Untuk diketahui, Suhartatik didampingi Kacabdispendik dan Kepala SMKN 2 Nganjuk kemarin juga me-launching inovasi karya guru dan pegawai. Yakni, aplikasi PEGaway (absensi digital berbasis geolocation) dan E-Titude (elektronik tata tertib dan teladan).

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news