Minggu, 18 Apr 2021
radarkediri
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Piala Menpora 2021: Persik Kalah oleh Dua Penalti Persebaya

24 Maret 2021, 15: 04: 27 WIB | editor : Adi Nugroho

Persik vs Persebaya

BELUM CUKUP: Andri Ibo usai mencetak gol di laga pembuka Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung tadi malam. (Anwar Bahar Basalamah - Radar Kediri)

Share this          

BANDUNG, JP Radar Kediri – Persik Kediri harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya di laga kedua grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat Bandung tadi malam. Sempat unggul dari titik putih, kekalahan Macan Putih justru dibalik dengan dua gol dari tendangan penalti.

Di menit ke-63, Andri Ibo membawa keunggulan bagi Persik. Pemain asal Papua itu sukses mengeksekusi tendangan penalti setelah bek Persebaya melakukan handsball di petak 12 pas. Sayang, keunggulan tersebut hanya bertahan empat menit. Bahkan, dalam waktu 8 menit, Green Force membalikkan keadaan. 

Dua gol Persebaya dicetak Samsul Arif Munip. Penyerang gaek kelahiran Bojonegoro itu menorehkan dua gol penalti masing-masing di menit ke-67 dan 71. Tendangan tersebut dihadiahkan wasit setelah bek Persik menjatuhkan pemain Persebaya.

Baca juga: Akan Hadirkan Lagi Saksi PNS

Sebenarnya, di pembuka laga, Persik bermain sangat baik. Pelatih Joko Susilo menerapkan formasi 3-5-2 dengan menempatkan Septian Satria Bagaskara dan Faris Aditama berduet di lini depan. Posisi gelandang diisi Ahmad Agung dan Adi Eko Jayanto.

Mereka sempat menekan pertahanan Persebaya yang dikawal Rachmat Irianto. Sayangnya, serangan Persik kerap menemui kegagalan karena penyelesaian akhir yang kurang baik. 

Setelah turun minum, Gethuk sengaja mengubah pola permainan. Pelatih 51 tahun itu menarik Faris Aditama dan Bayu Otto memasuki babak kedua. Masuknya Sackie Teah Doe dan Abdou Rafiou mengubah arah permainan. Persik tidak lagi tajam seperti babak pertama meskipun mendapat penalti. 

Bahkan, mereka kalah serangan dari Persebaya yang bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-35. Rizky Ridho, bek muda 19 tahun diganjar kartu merah setelah mendapat akumulasi kartu.

Gethuk mengatakan, sebenarnya skema yang dijalankan sesuai rencana. Persik konsisten dengan taktik yang diterapkan. Bahka, ketika unggul jumlah pemain, mantan asisten pelatih timnas Indonesia itu tidak mengubahnya. “Kami konsisten dengan rencana awal,” ujarnya.

Hanya saja, dua gol penalti yang didapat Persebaya membuyarkan semuanya. Tapi, dia tidak mau larut dalam kekalahan. Gethuk ingin segera memperbaiki semua kesalahan di pertandingan tadi malam. “Kami akan perbaiki lagi kesalahan-kesalahan hari ini (tadi malam, Red),” kata Gethuk.

Hal yang sama disampaikan kapten Andri Ibo. Dia mengaku, pertandingan di laga pertama akan menjadi pelajaran penting di pertandingan berikutnya. “Terutama kami harus meminimalisir pelanggaran di area kotak penalti,” kata pemain 31 tahun ini.

Sementara itu, pelatih Persebaya Aji Santoso mengatakan, langsung mengubah posisi pemainnya ketika Rizky Ridho keluar lapangan. Untuk memperkuat jantung pertahanan, dia meminta Ady Setiawan geser ke jantung pertahanan. “Setelah Ridho kartu merah, kami kehilangan satu bek. Tapi, saya minta Ady untuk menggantikannya,” ujarnya.

Menurutnya, strategi itu berhasil. Selain perubahan posisi, Aji meminta anak asuhnya tetap tenang dan tidak gugup. “Saat jeda, saya instruksikan tenang. Dan tetap bermain dengan ciri khas Persebaya pendek dan cepat,” kata Aji. (baz/fud) 

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news