Rabu, 03 Mar 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Pasang Surut Pendidikan Tinggi Negeri di Nganjuk

Tutup Diploma 2, Buka Sarjana Terapan

22 Februari 2021, 12: 38: 50 WIB | editor : Adi Nugroho

PSDKU

PSDKU (Ilustrasi : Afrizal Saiful Mahbub - radarkediri.id)

Share this          

Sempat terhenti dua tahun, pemkab kembali melanjutkan kerja sama program studi di luar kampus utama (PSDKU) dengan Politeknik Negeri Jember (Polije) tahun ini. Jika sebelumnya mereka hanya membuka program studi diploma dua (D2), kini mereka membuat diploma tiga (D3) dan sarjana terapan (D4).

Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Nganjuk Suyitno mengungkapkan, di awal kerja sama dengan Polije, pemkab membuka Akademi Komunitas Negeri (AKN). Tetapi, tahun ini mereka membuka program baru. “Sekarang PSDKU Politeknik Negeri Jember (Polije),” ujar Suyitno yang sebelumnya menjabat kabid sarpras AKN itu. 

Terkait vakumnya penerimaan mahasiswa baru pada 2018 dan 2019 lalu, Suyitno membenarkannya. Meski demikian, menurutnya penghentian penerimaan mahasiswa baru dua tahun berturut-turut itu bukan karena AKN sepi peminat. Melainkan, AKN menghabiskan mahasiswa yang menempuh kuliah D2.

Selanjutnya, mereka memulai membuka PSDKU Polije di tahun ajaran 2020/2021 tahun ini. “Setiap tahun mahasiswa selalu penuh. Kami tidak menerima pendaftaran karena sudah ada perjanjian untuk meningkatkan kerja sama,” terangnya.

Seperti kampus negeri lainnya, Suyitno menyebut pendaftaran PSDKU Polije mengikuti seleksi nasional masuk politeknik negeri (SNMPN) untuk jurusan D3, dan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) untuk program D4. Selebihnya, ada kuota 10 persen untuk jalur mandiri.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Nganjuk Mokhamad Yasin menjelaskan, pemkab mendukung kerja sama dengan Polije karena memandang dampak positifnya. Dengan adanya perguruan tinggi negeri di Nganjuk, anak-anak Kota Angin tidak perlu lagi mengeluarkan uang dalam jumlah banyak untuk kuliah. “Tidak perlu kos dan transport yang mahal,” urainya.

Dengan keberadaan PSDKU di Nganjuk, Yasin mendorong anak-anak berprestasi Kota Angin untuk mengikuti seleksi. Dengan demikian, akan semakin banyak sarjana asal Kabupaten Nganjuk. Dampak jangka panjangnya, menurut Yasin adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM).

Selebihnya, PSDKU Polije juga bisa meningkatkan angka partisipasi murni (APM) pendidikan di Nganjuk. Karenanya, Pemkab Nganjuk mendukung penuh program ini. “Bahkan, Pak Bupati sudah siap menghibahkan lahan untuk pengembangan kampus,” imbuhnya.

Pendidikan Tinggi Negeri di Nganjuk

-Merintis AKN sejak November 2012, pendaftaran sempat dihentikan pada 2018 dan 2019.

-Pemkab menggagas peningkatan kerja sama dengan membuka program D3 dan D4

-Pendaftaran PSDKU dimulai tahun ajaran 2020/2021

-Pemkab mendukung dengan menyiapkan lahan untuk pengembangan kampus

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news