Rabu, 03 Mar 2021
radarkediri
Home > Features
icon featured
Features

Asli Kediri, Ini Dia Ternyata Pemilik Jaringan Usaha Susu Mak Tam

21 Februari 2021, 21: 07: 16 WIB | editor : Adi Nugroho

Susu Mak Tam

WIRAUSAHA: Ilham Fauzi berada di salah satu gerai cabang usaha Susu Racik Mak Tam yang dikembangkannya di Kediri. (WAHYU ARI HARIYANTO - radar kediri)

Share this          

WAHYU ARI HARIYANTO - radar kediri

WIRAUSAHA: Ilham Fauzi berada di salah satu gerai cabang usaha Susu Racik Mak Tam yang dikembangkannya di Kediri.

Asli Kediri, Ini Dia Ternyata Pemilik Jaringan Usaha Susu Racik Mak Tam

Kini Buka 19 Cabang 

Ide awal Ilham Fauzi mendirikan bisnis Susu Racik Mak Tam karena melihat konsumsi susu masyarakat masih rendah. Ia ingin mendongkraknya seperti di negara maju.

Bangunan seluas 400 meter persegi dengan atap menyerupai bangunan negeri Belanda akan menjadi basis Susu Racik Mak Tam. Minuman berbahan dasar susu sapi khas Kediri yang telah melegenda. 

Ilham Fauzi adalah sang pendiri dari bisnis kuliner minuman itu. Dia memberinya nama Mak Tam yang berasal dari akronim Makanan Tambahan. Pemuda ini mengawali perjalanan bisnisnya ketika kuliah di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya (UB) Malang. 

Pada tahun 2013, Ilham mulai mendorong gerobak sendiri dan berjualan di Jl MT Haryono, Kota Malang. Hanya berselang satu tahun, dia sudah mampu membuka lima cabang di kota pelajar tersebut. 

Namun akibat terlalu percaya dengan sang karyawan, akhirnya dirinya tertipu. Ilham bahkan terpaksa menutup semua cabangnya di Kota Malang tersebut. Tak ingin larut dalam kesedihan, dia pun langsung membuka usaha yang sama di kota kelahirannya, Kediri. “Tahun 2014 saya rintis lagi di depan Tepbek,” ujar pemuda kelahiran Kediri, 6 Juni 1991 ini.

Ilham awalnya prihatin karena konsumsi susu masyarakat yang rendah. Ilham melihat di negara maju rakyatnya memiliki tingkat konsumsi susu yang tinggi. 

Menurut pria berusia 29 tahun ini, susu memiliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh. Khususnya untuk anak-anak pada masa pertumbuhan. Berangkat dari tujuan mulia ‘memasyarakatkan’ susu tersebut, kini dia telah memiliki 19 cabang yang tersebar di Kediri. 

Salah satu cabang terbesarnya terletak di Jalan Raya Kediri-Nganjuk, tepatnya di Kelurahan/Kecamatan Mojoroto. Terletak di kawasan yang mayoritas menjadi tempat bermukim mahasiswa.

“Di Pare juga sudah ada tiga cabang,” tuturnya sembari menyebutkan saat ini sudah mempekerjakan 70 karyawan dalam bisnisnya.

Dari 19 cabang tersebut, semuanya tidak satu seragam. Ada yang berwujud rombong sederhana. Ada juga yang berupa kedai. Varian produknya pun saat ini beragam. Tidak hanya berupa produk olahan susu seperti susu racik, es krim, dan yoghurt. Tetapi juga ada kudapan dimsum.

Tetapi saat ini, semua cabang tidak menjual produknya secara lengkap. Hanya beberapa cabang saja yang menjajakan produk-produk tersebut. Beberapa cabang yang lain hanya menjual produk yang dirasa paling diminati oleh konsumen. (c5/ndr)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news