Rabu, 03 Mar 2021
radarkediri
icon-featured
Hukum & Kriminal

Keracunan Massal di Pengungsian Longsor Ngetos, Makanan Ini Jadi Sebab

Mi Ayam Mengandung Formalin

19 Februari 2021, 10: 57: 35 WIB | editor : Adi Nugroho

keracunan ngetos

TINJAU LANGSUNG: Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Pratama ketika mengunjungi korban keracunan di Ngetos. (Andhika Attar - radar kediri)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Pengungsian korban bencana longsor Ngetos, Kabupaten Nganjuk mendadak heboh, Kamis malam (18/2). Puluhan orang tiba-tiba mengeluhkan perut mual dan lemas. Beberapa ada yang sampai kejang-jejang. Diduga, sebanyak 44 orang ini mengalami keracunan massal akibat mengonsumsi mi ayam yang mengandung formalin. Korban bukan hanya pengungsi, melainkan juga relawan hingga aparat TNI AL yang bertugas di sana.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Nganjuk, sejak malam sejumlah orang mengeluhkan perut mual saat usai mengonsumsi mi yang diwadahi cup siap saji ini. Beberapa bahkan harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami gejala kejang-kejang. Seperti kasus pertama yang dirujuk ke rumah sakit, yakni Lutfiatun, 36, pengungsi asal Desa/Kecamatan Ngetos. Awalnya, sekitar pukul 22.00 (18/2), ia dilarikan ke Puskesmas Ngetos. Namun karena kondisinya terus menurun, akhirnya ia dibawa ke RSUD Nganjuk.

Klik link untuk melihat video Keracunan Pengungsi Longsor Ngetos di Radar Kediri TV

Sampai malam kemarin, setidaknya ada 3 orang yang akhirnya dirujuk seperti Lutfiatun.Yaitu Purwanto, 22; Sunarsih, 22; dan Arif Firmansyah, 30. Lutfi, Purwanto, dan Sunarsih kini dirawat di RSUD Nganjuk. Semantara ada 7 yang lain masih dirawat intensif di Puskesmas Ngetos. Sedangkan puluhan korban sudah diperbolehkan pulang. "Satunya (Arif Firmansyah, Red) dirawat di RS Bhayangkara," tutur Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Pratama kepada Jawa Pos Radar Nganjuk kemarin.

Dari data yang dihimpun koran ini, Arif Firmansyah merupakan anggota TNI AL aktif. Ia berada di posko sebagai relawan untuk memberi bantuan penyembuhan trauma. Bahkan, dua rekannya juga merasakan gejala yang sama. Namun tidak separah Arif, sehingga tidak sampai dirujuk ke RS. "Ada yang mengantar mi ke kami. Tengah malam (18/2) saya mulai merasakan sakit perut," ungkap Arif saat masih berada di Puskesmas Ngetos.

Atas kejadian ini, tim pidana khusus (Pidsus) pidsus dari Satreskrim Polres Nganjuk dan tim Inafis langsung melakukan penyelidikan di lokasi. Petugas mengumpulkan sampel mi ayam yang diduga kuat menjadi penyebab keracunan dan melakukan pengetesan singkat."Mi, saus, dan kecapnya mengandung formalin," ujar Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Pratama kepada koran ini kemarin.

Harvi mengatakan, kini pihaknya tengah mendalami pemberi bantuan mi ayam tersebut. (tar)

 Klik link untuk melihat video Keracunan Pengungsi Longsor Ngetos di Radar Kediri TV

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news