Rabu, 03 Mar 2021
radarkediri
Home > PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI

Bek Kiri Persik Arif Setiawan: Pilih Lokasi Ini untuk Melepas Penat

01 Februari 2021, 14: 43: 56 WIB | editor : Adi Nugroho

bek persik

PENIKMAT PANTAI: Bek kiri Persik Kediri Arif Setiawan berduel dengan pemain Hizbul Wathan (PSHW) di laga uji coba, September lalu. (Anwar Basalamah - radar kediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Pemain sepak bola benar-benar membutuhkan waktu rileks di tengah rutinitas mereka. Meskipun kompetisi belum berjalan, sebenarnya hal tersebut membuat pemain rawan stres. Arif Setiawan, bek kiri Persik Kediri asal Aceh memilih pantai di Banda Aceh untuk melepas penat.

          Arif mengaku, rumahnya dari ibu kota Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam itu tidak dekat. Waktu tempuhnya dari Langsa, kampung halamannya, sekitar 8 jam. Tetapi, jarak yang jauh tidak membuat pemain kelahiran 4 September 1996 itu ogah-ogahan berangkat. “Sesekali saya menikmati pantai di Banda Aceh,” ujarnya.

          Ada dua tujuan ketika Arif berangkat ke Banda Aceh. Selain berkunjung ke rumah keluarga, dia juga menyambangi pantai-panti di pesisir utara Pulau Sumatera itu. “Di sana pantainya bagus-bagus,” ungkap pemain yang dipinjam dari Bhayangkara FC ini.

          Pergi ke pantai, kata Arif, bisa membuatnya melepas penat dari rutinitas sehari-hari. Pasalnya, sepak bola Indonesia belum bergulir kembali. Sehingga waktunya banyak dihabiskan di rumah.

          Untuk mengisi waktu luangnya di rumah, Arif tetap bermain sepak bola di dekat kampungnya. Bersama teman kampungnya, dia menikmati sore dengan berada di lapangan. “Sekalian latihan untuk menjaga kondisi,” ucap pemain pemilik nomor punggung 42 ini.

          Dia mengaku, kerap bermain dengan teman kampungnya. Sesekali bertanding antarkampung. “Saya juga main di klub-klub di sekitar Langsa,” ucapnya.

          Intinya, dia tidak ingin lepas dari rutinitas bermain sepak bola. Sebagai pemain profesional, Arif harus tetap menjaga kemampuannya. Terutama, saat kompetisi libur panjang seperti sekarang, hal yang dibutuhkan adalah menjaga sentuhan bola.

          Dia mengharapkan, sepak bola Indonesia bisa diputar kembali. Arif sangat rindu berada di lapangan lagi. Apalagi sepak bola adalah bagian dari hidupnya. Meskipun sebenarnya harus jauh dari keluarga selama berbulan-bulan.”Mudah-mudahan bisa bergulir lagi,” ucapnya.

          Sembari menunggu kompetisi diputar lagi, dia memanfaatkan waktunya untuk berkumpul dengan keluarga. “Meski belum ada liga, tetapi tetap harus disyukuri. Sekarang bisa kumpul dengan keluarga. Jarang-jarang bisa kumpul,” ujar Arif. (baz)

 

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news