Rabu, 03 Mar 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Lansia Nekat Curi Ponsel di Rejoso dan Bagor

23 Januari 2021, 12: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Kasus

TAK KAPOK: Anggota Polsek Bagor kembali memasukkan Suwito, 61, ke dalam tahanan setelah sempat diperiksa oleh unit reskrim kemarin. (Iqbal Syahroni- radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk–Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi. Perumpamaan itu cocok untuk Suwito, 61. Di usia senjanya dia masih nekat mencuri ponsel di dua tempat kejadian perkara. Sedikitnya ada lima unit ponsel yang diambil oleh residivis asal Desa Sekarputih, Bagor tersebut.

Adalah pencurian ponsel di wilayah Polsek Bagor yang pertama kali diproses oleh polisi. Wito, sapaan akrab Suwito, kedapatan melakukan pencurian dengan pemberatan pada Sabtu (2/1) lalu. “Saat dilakukan pengembangan, ternyata dia juga melakukan pencurian di Rejoso,” ujar Kasubbag Humas Polres Nganjuk AKP Rony Yunimantara.

Wito ditangkap Polsek Bagor Sabtu (9/1) atau seminggu selang beraksi di rumah Sujito, 45. Di rumah warga Dusun Pesulor, Desa Pesudukuh, Bagor itu Wito mengambil dua ponsel.

Rupanya, sehari sebelum ditangkap tim buser Polsek Bagor, Wito kembali melakukan pencurian. Yang disasar adalah rumah Mani, 48, di Desa Ngadiboyo, Rejoso. Di sana, Wito mengambil tiga unit ponsel milik Mani dan keluarganya.

Aksi Wito dilakukan saat satu keluarga tersebut tengah tertidur lelap.

“Baru terlacak kemarin (pencurian di Rejoso, Red) dan dilaporkan langsung ke Polsek Rejoso,” lanjut perwira dengan pangkat tiga balok di pundaknya itu.

Berdasar penyelidikan polisi, Wito diduga masu ke dalam rumah lewat pintu belakang. Hal itu diketahui setelah pagi hari pintu dapur Mani dalam kondisi terbuka.

Mendapati kondisi tersebut, Mani langsung melaporkan ke Polsek Rejoso. Sialnya, Wito sudah lebih dulu ditangkap oleh tim buser Polsek Bagor untuk kasus yang sama.

Akibat kenekatannya, residivis kasus pencurian itu bisa mendekam di penjara dalam waktu yang lama. Dia bisa diancam pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (curat). Ancaman hukuman penjara maksimal selama tujuh tahun.

Terpisah, Kapolsek Rejoso AKP Burhanuddin menjelaskan, anggota Unitreskrim Polsek Rejoso juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap Wito. “Benar. Anggota kami tadi (kemarin, Red) ke Polsek Bagor untuk memeriksa tersangka (Wito, Red),” terangnya.

Bagaimana dengan status Wito yang menjadi tahanan Polsek Bagor? Burhan menyebut berkas perkara ditangani terpisah. Sehingga, tidak ada masalah dalam prosesnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news