Senin, 25 Jan 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Air Terjun Sedudo Sepi Pengunjung

Petugas Perketat Protokol Kesehatan

14 Januari 2021, 12: 10: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Prokes

TERAPKAN PROKES: Petugas loket Air Terjun Sedudo mengecek suhu tubuh pengunjung dan menyemprotkan hand sanitizer. Setelah sempat ditutup saat libur Natal dan tahun baru, jumlah pengunjung di sana menurun drastis. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

SAWAHAN, JP Radar Nganjuk-Sempat ditutup selama libur Natal dan tahun baru, objek wisata Air Terjun Sedudo dibuka lagi Senin (4/1) lalu. Tetapi,s eminggu lebih beroperasi, jumlah pengunjung di sana masih belum pulih. Tempat wisata di Desa Ngliman, Sawahan itu sepi pengunjung.   

Sumaji, 42, petugas jaga di pintu masuk Air Terjun Sedudo mengatakan, wisatawan yang masuk kebanyakan dari lokal Nganjuk. “Tidak seperti biasanya, kendaraan plat luar Nganjuk hampir tidak ada,” akunya kepada JP Radar Nganjuk.

Jumlah pengunjung menurut pria asli Desa Ngliman, Sawahan ini juga turun drastis. Sebelum terjadi wabah Covid-19, pengunjung yang datang di hari kerja mencapai ratusan orang tiap harinya. Adapun saat ini hanya puluhan orang saja.

Beroperasi dalam kondisi kasus Covid-19 yang masih terus bertambah, menurut Sumaji pihaknya menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Yakni, dengan mengecek suhu tubuh pengunjung di pintu masuk. “Mereka juga diberi hand sanitizer,” lanjutnya.

Bagi pengunjung yang kedapatan tidak memakai masker akan langsung diingatkan. Selanjutnya, mereka diberi masker yang disediakan di loket pembayaran.

Apakah ada pengunjung yang suhu tubuhnya lebih dari 37,3 derajat celsius? Hingga kemarin Sumaji mengaku belum menemukan. Jika memang ada yang demam, mereka akan diminta putar balik.

Sumaji menjelaskan, pengecekan tidak hanya dilakukan di pintu masuk saja. Di lokasi Air Terjun Sedudo juga disiagakan petugas untuk melakukan pengawasan. Wisatawan yang kedapatan melepas masker saat berada di dekat air terjun akan ditegur dan diminta memakai kembali.

Pantauan koran ini, selama sekitar 30 menit berada di loket Air Terjun Sedudo memang tidak banyak pengunjung yang masuk. Demikian juga beberapa menit setelahnya.

Terpisah, Kasi Pengelolaan Objek Daya Tarik Wisata Hari Kurniadi memastikan memastikan Air Terjun Sedudo akan tetap buka seperti biasa. Terkait penutupan Puskesmas Sawahan karena tenaga kesehatannya positif Covid-19, menurut Hari tidak berdampak pada tempat wisata. “Yang tutup puskesmasnya. Sedudo akan tetap buka,” jelas Hari sembari menyebut Sedudo tutup pukul 16.00.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia