Minggu, 24 Jan 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Stok Darah Menipis, PMI Kediri Jemput Bola ke Tempat Ini

13 Januari 2021, 17: 38: 57 WIB | editor : Adi Nugroho

Stok darah kediri

DONOR DARAH: Petugas Unit Donor Darah PMI Kabupaten Kediri mengambil darah pendonor kemarin (12/1). (DEVIN RIZQI - radar kediri)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Pandemi Corona virus disease 2019 (Covid-19) membuat animo pendonor menurun. Akibatnya stok darah di Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kediri mengalami penurunan. Penurunannya bahkan mencapai 40 persen bila dibandingkan hari-hari biasa. 

Kesulitan untuk mendapatkan pendonor ini memang terasa sejak masa pandemi Covid-19. Terutama pada bulan-bulan awal masa pandemi. Saat itu PMI bahkan harus mengalami penurunan stok darah yang sangat drastis. 

Situasi semakin diperparah dengan berlangsungnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya menjadi takut. 

“Seharusnya tidak perlu takut, sebab donor darah dengan Covid-19 itu tidak ada hubungannya,” kata Sekretaris PMI Kabupaten Kediri Triatmono Wahyoe Soepriyadi, 55.

Akibatnya, di masa pandemi ini stok darah mereka turun drastis. Pihak PMI pun harus kerja keras untuk memenuhi kebutuhan darah masyarakat. Mereka harus melakukan jemput bola ke calon pendonor. 

“Kami harus ke dinas-dinas,” imbuh Tri, saat ditemui di Markas PMI Kabupaten Kediri di Jalan Wahidin Sudiro Husodo, Pelem, Kecamatan Pare.

Seperti kemarin, PMI juga melakukan jemput bola di beberapa instansi pemerintah. Salah satunya adalah ke kantor Kecamatan Ngadiluwih. Hari ini rencananya PMI akan kembali jemput bola. Tujuannya adalah di kantor salah satu organisasi sosial keagamaan di wilayah Kecamatan Kras. 

Berdasarkan data dari PMI, per Selasa sore (12/1) masih ada stok darah sebanyak 236 kantong. Jumlah stok setiap golongan darah tidak sama. Terbanyak yang tersedia adalah golongan darah A.

Menurut Tri, permintaan tertinggi adalah untuk golongan darah O. Padahal suplai dari pendonor masih belum maksimal. Akhirnya terjadi ketidakseimbangan antara jumlah pendonor dengan orang yang membutuhkan golongan darah tersebut. Hal itulah yang membuat stok untuk golongan darah O terus berkurang. Hingga kemarin stok yang  tersedia hanya 65 kantong. 

Namun, stok terendah justru pada golongan darah AB. Hingga kemarin sore PMI hanya memiliki stok golongan darah ini sebanyak 34 ampul saja.

Meskipun demikian Tri juga menjelaskan bahwa stok darah diperkirakan akan aman hingga Februari. Solusi yang diambil adalah PMI akan melakukan pemanggilan pada pendonor darah rutin.  

“Kami memanggil pendonor rutin yang terdaftar dan sudah waktunya mendonorkan darah,” pungkas Tri. (c1/fud)

Stok darah di PMI Kabupaten Kediri 

A : 72

B : 65

O : 65

AB : 34

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia