Minggu, 24 Jan 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Bawa 1,04 Gram SS, Dituntut 5,5 Tahun Penjara

13 Januari 2021, 12: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Sidang

DARING: JPU Ratrieka membacakan tuntutan dalam sidang dengan terdakwa Farid Bima, 29, kemarin. (Iqbal Syahroni- radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk –Farid Bima, 29, belum bisa bebas dari penjara dalam waktu dekat. Pasalnya, pengedar sabu-sabu (SS) asal Kelurahan Kauman, Nganjuk itu dituntut 5,5 penjara dalam sidang lanjutan yang berlangsung secara daring, kemarin.

Dalam sidang dengan agenda tuntutan kemarin, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ratrieka menuntur Farid bersalah karena telah mengedarkan narkoba jenis SS. Karenanya, dia menuntut Farid dengan pidana penjara 5,5 tahun. “Juga menuntut terdakwa Farid dengan denda Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara,” ujar Ratrieka.

Usai mendengar pembacaan tuntutan dari Ratrieka, Ketua Majelis Hakim PN Nganjuk Irwan Efendi memberi kesempatan kepada Farid untuk memikirkannya. Farid pun lantas meminta waktu bersama penasihat hukumnya untuk pikir-pikir dan mengajukan pleidoi. “Hari Kamis besok (14/1) bisa ya (pleidoi, Red),” ujar Irwan sebelum menutup sidang.

Sebelumnya Farid didakwa dengan pasal 112 UU No.35/2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman minimalnya empat tahun penjara. Tuntutan selama 5,5 tahun itu membuat Farid tidak bisa mendapatkan tuntutan minimal.

Untuk diketahui, Farid diamankan setelah terbukti menyimpan dan menguasai 1,04 gram sabu pada Rabu (7/10/2020) silam. Lelaki yang bekerja sebagai karyawan swasta itu diamankan Unitreskrim Polsek Nganjuk di sekitar Jalan Citarum, Kelurahan Kauman, Nganjuk.

Dalam penggeledahan, petugas menemukan tiga plastik klip berisi sabu di saku celana Farid. Tiga plastik klip sabu masing-masing seberat 0,09 gram, 0,38 gram, dan 0,57 gram itu ada pula yang disimpan di tempat ponsel miliknya.

Terpisah, Kasipidum Kejari Nganjuk Roy Ardiyan Nur Cahya menjelaskan, dalam sehari kemarin pihaknya menyidangkan banyak kasus narkoba. Sidang dengan terdakwa Farid, menurut Roy merupakan sidang kasus narkoba ke-8 dari total 12 sidang kemarin. “Satu hari ini ada 24 sidang. Separonya kasus narkoba,” terang Roy.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia