Minggu, 24 Jan 2021
radarkediri
Home > Kolom
icon featured
Kolom
BINCANG MINGGU

Penyanyi Happy Asmara Idolakan Didi Kempot

10 Januari 2021, 17: 17: 22 WIB | editor : Adi Nugroho

Happy Asmara

Happy Asmara (Happy Asmara for radar kediri)

Share this          

Siapa yang tak kenal Happy Asmara? Biduan cantik asal Kediri ini telah berhasil menembus beratnya persaingan penyanyi ibu kota. Meski begitu, dara 21 tahun ini tidaklah berubah. (c2/dea)

Sekarang, jadwalnya padat ya? Kediri-Jakarta terus?

Iya.. tapi untuk manajemen waktu telah diatur oleh manajemen. Happy tinggal mengikuti jadwal manggung di Kediri sampai Jakarta. Kalau bolak balik Jakarta, Happy harus berangkat H-1. Itu dilakukan karena takut jika terjadi kemacetan.

Bagaimana membagi waktu untuk keluarga, karir, dan teman?

Pembagian waktu antara keluarga, karir dan teman,  Happy lebih dominan pada pekerjaan. Itu karena Happy telah membagi waktunya. Seperti ini tiga hari untuk bekerja, satu hari untuk keluarga, satu hari untuk teman, dan sisa dua hari untuk Happy beristirahat. Jadi, tidak terlalu sulit bagi waktu untuk keluarga karir, dan teman.

Bagaimana upaya Happy Asmara menjaga eksistensi di tengah-tengah persaingan penyanyi ibu kota?

Tetap mempertahankan ciri khas yang sudah dimiliki. Seperti Happy yang khas dengan budaya Jawa. Ciri khas sudah ada dengan passion diri kita sendiri juga pekerjaan.

Saat manggung di Jakarta, bagaimana perubahan budaya yang dirasakan?

Happy masih baru di Jakarta, belum banyak interaksi dengan teman-teman baru di sana. Jadi, untuk perubahan budaya tidak jauh berbeda.

Bagaimana cara menghadapi orang baru di Jakarta dengan budaya berbeda?

Intinya attitude tetap dijaga. Tetap santun, tetap mencerminkan budaya Jawa. Kita tunjukkan ini lho kita, Orang Jawa.  

 

Selama berada di Jakarta, apa makanan khas Kediri yang paling dirindukan?

Selama di Jakarta kangen makan nasi pecel tumpang dan tahu kuning.

Siapa sosok Idola yang dijadikan acuan  berkarir?
Happy ngefans almarhum Didi Kempot karena beliau menginspirasi dan panutan saya. Meski di atas tetap stay humble dan berprinsip seperti padi. Semakin berisi, semakin merunduk.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia