Minggu, 24 Jan 2021
radarkediri
Home > Show Case
icon featured
Show Case

Wabup Serahkan Belasan Bantuan Sarpras untuk BUMDESMA

Dorong BUMDESMA Bisa Dikelola Profesional

30 Desember 2020, 14: 56: 25 WIB | editor : Adi Nugroho

Bum

SIMBOLIS: Wabup Marhaen Djumadi (3 dari kiri) dan Sekda Mokhamad Yasin (kiri) bersama perwakilan BUMDESMA penerima bantuan sarpras di ruang rapat Anjuk Ladang, kemarin. (Dokumen Pemkab Nganjuk for radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Wakil Bupati Marhaen Djumadi menyerahkan bantuan sepeda motor, komputer, dan printer kepada 17 Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) di Kabupaten Nganjuk kemarin. Orang nomor dua di Pemkab Nganjuk ini berharap bantuan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) itu bisa mendorong perkembangan belasan BUMDESMA tersebut.

Penyerahan bantuan dilakukan di ruang rapat Anjuk Ladang kemarin siang. Perwakilan 17 BUMDESMA menerima penyerahan kunci sepeda motor serta komputer dan printer secara simbolis dari Kang Marhaen. “BUMDESMA sekarang sudah berbadan hukum. Selain sisi sosial, sisi bisnisnya juga harus digarap lebih baik lagi,” harap Marhaen yang kemarin juga bersama Sekda Mokhamad Yasin itu.

Dikatakan Marhaen, BUMDESMA yang merupakan penjelmaan dari program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) mandiri memang lebih fokus pada pemberantasan kemiskinan. Meski demikian, selain sisi sosial tersebut, BUMDESMA juga harus menggarap sisi bisnis dengan serius. Sehingga, selain punya dana bergulir mereka juga memiliki banyak usaha yang dijalankan secara profesional.

Bum

MOBILITAS CEPAT: Wabup Marhaen Djumadi (3 dari kiri) dan Sekda Mokhamad Yasin (2 dari kanan) menjajal bantuan sepeda motor untuk operasional BUMDESMA. (Dokumen Pemkab Nganjuk for radarkediri.id)

Bantuan yang diberikan kemarin, jelas Marhaen, diharapkan dapat membantu mobilitas BUMDESMA di Nganjuk. Sebab, mereka memiliki kendaraan operasional untuk menjangkau masyarakat lebih luas lagi. “BUMDESMA harus lincah melayani masyarakat dan menangkap peluang bisnis,” pesannya.

Marhaen mengapresiasi perkembangan BUMDESMA di Nganjuk yang rata-rata bagus. Dia mencontohkan perkembangan BUMDESMA Gondang yang menonjol. Demikian juga perkembangan BUMDESMA Rejoso dan Tanjunganom yang dinilainya baik.

Untuk diketahui, dari total 20 kecamatan di Nganjuk hanya tiga kecamatan yang belum memiliki BUMDESMA. Yakni, Kecamatan Nganjuk, Kertosono, dan Bagor. Sebanyak 17 lainnya sudah memiliki BUMDESMA dan sudah berbadan hukum.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia