Minggu, 24 Jan 2021
radarkediri
Home > PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI

Renegosiasi sembari Tunggul Jadwal

Persik Membicarakan Kontrak dengan Pemain

27 Desember 2020, 14: 00: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

PENGGAWA MUDA : Meru Kimura menyundul bola saat berduel dengan pemain PS Hizbul Wathan (PSHW) Jawa Timur di Stadion Brawijaya, Oktober lalu.

PENGGAWA MUDA : Meru Kimura menyundul bola saat berduel dengan pemain PS Hizbul Wathan (PSHW) Jawa Timur di Stadion Brawijaya, Oktober lalu. (ANDHIKA ATTAR/JPRK)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Persik Kediri masih menunggu kepastian jadwal kompetisi Liga 1. Sembari itu, manajemen klub berjuluk Macan Putih itu tengah melakukan renegosiasi kontrak dengan sejumlah pemain. Harapannya, ada kesamaan visi antara klub dengan pemain.

         Media Officer Persik Kediri Anwar Bahar Basalamah mengakui klub-klub saat ini dalam posisi sedang menunggu keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Khususnya berkaitan dengan jadwal kickoff Liga 1. “Kami masih menunggu terus sampai hari ini,” kata Basalamah.        

         Jika memang digelar Februari, Basalamah mengungkapkan, idealnya federasi dan operator liga sudah memberikan keputusannya dalam minggu ini. Sebab, pekan depan sudah memasuki awal tahun 2021. “Seperti yang pernah kami sampaikan, rilis jadwal jangan sampai molor sampai Januari (2021),” ucapnya.

         Basalamah menjelaskan, ada beberapa konsekuensi apabila rilis jadwal molor. Pertama, klub akan kesulitan melakukan persiapan menjelang bergulirnya kompetisi. Kecuali jika lanjutan kompetisi diundur menjadi Maret atau bulan-bulan berikutnya.

         Yang kedua, berkaitan dengan renegosiasi kontrak. Basalamah menjelaskan, pihaknya saat ini tengah membicarakannya dengan pemain. Klub menginginkan ada perpanjangan kontrak untuk pemain dalam mengarungi kompetisi musim 2020/2021. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera tuntas,” ucapnya.

         Klub mengharapkan, PT LIB segera merilis jadwal kickoff Liga 1. Jadwal tersebut bisa menjadi acuan klub untuk memperpanjang kontrak pemain. Tanpa kepastian jadwal, semua klub, termasuk Persik Kediri bakal kesulitan menentukan durasi kontrak pemain.

         Untuk diketahui, PSSI dan PT LIB sudah mengajukan izin kepada kepolisian terkait dengan bergulirnya kompetisi. Persik mengharapkan, upaya tersebut membuahkan hasil. Sehingga, kompetisi kasta tertinggi di tanah air itu bisa segera bergulir.

         Basalamah meminta federasi dan PT LIB tidak menunda-nunda kepastian jadwal tersebut. Pasalnya, libur kompetisi yang panjang membuat stamina pemain menjadi drop. “Karena mereka lama tidak berlatih dan merasakan kompetisi,” ujarnya.

         Apalagi beberapa pemain Liga 1 akhirnya terpaksa bermain sepak bola antar kampung (tarkam). Mereka biasanya bermain di lapangan desa dekat tempat tinggal. “Jika tidak segera dirilis, tarkam akan sangat berisiko bagi pemain profesional,” katanya. (tar/fud)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia