Minggu, 24 Jan 2021
radarkediri
Home > PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI

Berharap Rilis Tidak Molor

Untuk Persiapan Tim Berkumpul Kembali

20 Desember 2020, 16: 36: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

TETAP GEMBIRA: Pemain Persik Kediri saat berlatih di Stadion Brawijaya sebelum kompetisi Liga 1 ditunda PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

TETAP GEMBIRA: Pemain Persik Kediri saat berlatih di Stadion Brawijaya sebelum kompetisi Liga 1 ditunda PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). (ANWAR BAHAR BASALAMAH/JPRK)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri ­- PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum juga mengeluarkan keputusan mengenai jadwal Liga 1. Inilah yang membuat klub-klub mulai meresahkan kelanjutan kompetisi. Pasalnya, hal tersebut berkaitan dengan persiapan tim.

Media Officer Persik Kediri Anwar Bahar Basalamah mengatakan, seharusnya jadwal kickoff Liga 1 bisa turun bulan ini. Jika tidak di pertengahan setidaknya sampai akhir bulan. “Dan tanda-tandanya belum ada sampai sekarang,” katanya.

Persik mengepresiasi upaya operator liga tersebut mengajukan izin ke kepolisian. Sebab, sampai sekarang, Polri memang belum mengizinkan keramaian untuk kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu.

Karenanya, Basalamah berharap, rilis jadwal kompetisi Liga 1 tidak molor. Lebih-lebih nanti disampaikan pada Januari 2021. “Kalau sampai jadwal dirilis awal tahun, itu jelas memberatkan klub yang akan melakukan persiapan,” ungkap Basalamah.

Sejak awal, Persik mengharapkan rilis jadwal paling di pertengahan bulan ini. Jika hal tersebu terjadi, kata Basalamah, klub bisa segera memanggil para pemain yang saat ini berada di kampung halamannya. “Setidaknya butuh satu minggu sampai dua minggu untuk bisa mengumpulkan semua pemain,” tambah Basalamah.

Di klub berjuluk Macan Putih itu, pemain tidak hanya berasal dari Kediri saja. Sebagian berasal dari luar Jawa. Dua pemain di antaranya asli Papua. Yakni, Andri Ibo dan Ronaldo Rubener Wanma. Sementara satu pemain berasal dari Aceh adalah Arif Setiawan.

Adapun pemain asing yang masih bertahan adalah Jefferson Formigao. Pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu sekarang berada di kampung halamannya. “Jadi butuh waktu untuk memanggil pemain-pemain yang sekarang ada di kampung halamannya,” ucapnya.

Jika rilis jadwal dilakukan Januari, lanjut Basalamah, seluruh pemain Persik baru komplet pertengahan bulan. Dan hal tersebut sangat mengganggu persiapan sebelum liga berlangsung. “Apalagi kita belum tahu, liga dimulai tanggal berapa (Februari),” katanya.

Sampai saat ini, manajemen Persik masih meliburkan pemain hingga waktu tidak tentu. Untuk menjaga kebugaran, para pemain tetap berlatih mandiri. Sebagai pemain profesional, mereka sangat menyadari kondisi tersebut.

Meskipun klub tidak bisa memantau satu per satu pemain. Tapi sejauh ini mereka berlatih dengan rekan-rekan sesama pemain sepak bola. “Memang tidak maksimal jika dibandingkan dengan latihan bersama. Tapi hanya itu yang bisa dilakukan saat ini,” pungkasnya. (tar/fud)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia