Jumat, 04 Dec 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Tabrak Rambu Kereta Api, Pemotor Tewas

21 November 2020, 15: 02: 45 WIB | editor : Adi Nugroho

Laka

RUSAK PARAH: Petugas Satlantas Polres Nganjuk menunjukkan motor Budiono yang ringsek usai kecelakaan tunggal Kamis (19/11) malam. (Iqbal Syahroni - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk –Nahas menimpa Budiono, 45. Warga Desa Gondangmanis, Bandarkedungmulyo, Jombang ini meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal pada Kamis (19/11) malam di Dusun Santren, Desa Waung, Baron.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, Budiono yang mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam melaju dari arah utara sekitar pukul 19.00 Kamis malam lalu. Saat melintas di tempat kejadian perkara, motor bernopol S 4940 OX itu selip. Menabrak rambu kereta api yang ada di perlintasan Dusun Santren, Desa Waung, Baron.  “Kecelakaan tunggal mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar Kanitlaka Satlantas Polres Nganjuk Ipda Sugino.

Lebih jauh Gino mengungkapkan, saat kejadian sedianya korban yang baru dari Baron itu hendak kembali ke rumahnya. Terkait kondisi jalan, Gino menyebut lokasi tergolong tidak gelap.

Menurut keterangan saksi di sektiar lokasi, Budiono juga berkendara dengan kecepatan sedang. Demikian juga saat dia melintas di persimpangan sebelah selatan masjid Santren yang terpasang rambu peringatan hati-hati karena ada perlintasan kereta api.

Saat hampir tiba di perlintasan sebidang itu, tiba-tiba Budiono menabrak rambu yang ada di dekat palang pintu kereta api. “Saat kejadian tidak ada kendaraan lain,” lanjut Gino.

Akibat benturan itu, tubuh Budiono tergeletak di dekat perbatasan jalan dengan perlintasan sebidang. Warga yang berada di lokasi langsung berusaha menolong dengan menepikan kendaraan Budiono.

Selanjutnya, Budiono dibawa ke RSUD Kertosono untuk mendapat pertolongan medis.  Sayangnya, nyawa Budiono tidak terselamatkan. “Luka di kepala, tepatnya di wajah,” terang Gino.

Perwira polisi berpangkat satu balok di pundaknya itu menjelaskan, Budiono meninggal di lokasi kejadian. Wajah Budiono mengeluarkan darah dan sudah dalam keadaan tidak sadar saat perjalanan ke RSUD Kertosono. “Kami sudah menghubungi keluarga korban,” jelas Gino.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia