Jumat, 04 Dec 2020
radarkediri
Home > Show Case
icon featured
Show Case

Libur Akhir Tahun, Disparporabud Perketat Protokol di Tempat Wisata

Siagakan Personel untuk Ingatkan Pengunjung

21 November 2020, 14: 51: 09 WIB | editor : Adi Nugroho

Wisata

SARPRAS LENGKAP: Wisata Air Terjun Sedudo di Desa Ngliman, Sawahan dilengkapi dengan sarana cuci tangan dan sabun. (Disparporabud Nganjuk for radarkediri.id)

Share this          

Jelang libur panjang akhir tahun, Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan (Disparporabud) Nganjuk mengantisipasi membeludaknya pengunjung di sejumlah objek wisata Kota Angin. Yakni, dengan menambah sarana dan prasarana untuk penerapan protokol kesehatan (prokes) di sana.

Kepala Disparporabud Nganjuk Fadjar Judiono mengungkapkan, sejak dibuka beberapa bulan lalu, empat objek wisata di Kabupaten Nganjuk sudah menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari Air Terjun Sedudo, Air Merambat Roro Kuning, Taman Rekreasi Anjuk Ladang, dan gua Margo Trisno.

Di tiap objek wisata, beber Fadjar, petugas disparporabud disiagakan untuk mengukur suhu tubuh pengunjung. Jika didapati pengunjung dengan suhu tubuh diatas 37 derajat celsius, mereka akan diminta untuk kembali. “Di tempat wisata juga disediakan sarana cuci tangan lengkap dengan sabun,” ujar Fadjar sembari menyebut disparporabud juga menempel pembertahuan tentang pemakaian masker selama di area wisata.

Wisata

KETAT: Pintu masuk ke Air Terjun Sedudo juga dilengkapi sarana penyemprotan disinfektan. Di sini petugas juga mengukur suhu tubuh pengunjung yang akan masuk. (Disparporabud Nganjuk for radarkediri.id)

Meski sarana dan prasarana untuk penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sudah tersedia di objek wisata, Fadjar menyebut, jelang libur akhir tahun ini pihaknya akan menambah sarana di sana. Di antaranya menambah jumlah tempat cuci tangan.

Selain sarana tempat cuci tangan, yang jadi perhatian disparporabud adalah kedisiplinan pengunjung dalam memakai masker selama berada di lokasi wisata. “Selama libur akhir tahun nanti, semua petugas tiap objek wisata akan disiagakan di lokasi. Mereka bertugas mengingatkan pengunjung untuk terus memakai masker,” lanjut Fadjar sembari menyebut hal itu sebagai upaya pencegahan Covid-19.

Libur akhir tahun ini diakui Fadjar jadi perhatian khusus. Sebab, jika tidak ada perubahan dari pemerintah, cuti bersama akan dimulai Kamis (24/12) hingga Kamis (31/12) atau selama delapan hari. Libur panjang tersebut diprediksi akan membuat tingkat kunjungan di tempat objek wisata melonjak. Karenanya, memerlukan antisipasi khusus. “Kami ingin pengunjung bisa menikmati objek wisata dan tetap aman,” lanjut Fadjar.

Tak hanya keamanan pengunjung, Fadjar juga memastikan kebersihan tempat wisata. Para petugas objek wisata, menurut Fadjar tidak hanya diminta mengingatkan pengunjung agar disiplin memakai masker. Melainkan juga mengimbau mereka menjaga kebersihan selama berada di tempat wisata.

Fadjar mencontohkan keberadaan sampah di objek wisata Air Terjun Sedudo yang beberapa waktu lalu sempat viral. Menurut Fadjar, disparporabud sudah mengatasi hal tersebut. “Sekarang sudah bersih. Kami juga memasang banner di beberapa titik agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan,” jelasnya mengajak para pengunjung ikut menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan pariwisata.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia