Jumat, 04 Dec 2020
radarkediri
Home > Show Case
icon featured
Show Case

Tertutup untuk Umum, Dhoho Street Festival Live Streaming

Modelnya pun Di-rapid Test

21 November 2020, 13: 10: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Tertutup untuk Umum, Dhoho Street Festival Live Streaming

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri- Masa pandemi tak menghalangi gelaran tahunan Dhoho Street Fashion (DSF). Tahun ini, merupakan gelaran yang keenam kali, ajang fashion show di jalanan itu akan kembali berlangsung besok (22/11). Lokasinya di kawasan wisata Selomangleng.

Hanya, karena masa pandemi, pelaksanaan DSF kali ini tertutup untuk umum. Mereka yang menyaksikan secara langsung hanya kalangan terbatas. Sedangkan masyarakat umum bisa menyaksikannya melalui live streaming di Youtube.

“Masyarakat dapat menyaksikannya di akun Youtube Kediri Tourism TV,” kata Plt Kadis Perdagangan dan Industri Nur Muhyar kemarin.

Menurut Nur Muhyar, tahun ini acara tersebut sengaja digelar tertutup. Tamu undangan yang menghadiri juga terbatas. Hal tersebut lantaran kondisi pandemi Covid-19 Kota Kediri yang masih belum mereda. 

Pelaksanaannya pun mempertimbangkan berbagai penyesuaian dan adaptasi. Protokol kesehatan sangat dijunjung tinggi. “Kondisinya memang tidak memungkinkan digelar seperti tahun lalu,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekrasnada) Kota Kediri tersebut.

Yang menarik, pemkot juga melakukan rapid test bagi pengisi acara tersebut sebelum hari H pelaksanaan. Terutama untuk pengisi acara yang berasal dari luar Kota Kediri. Pasalnya ia mengaku bahwa para model yang tampil tidak hanya berasal dari dalam kota saja.

“Kami sebenarnya sudah mengedepankan model-model dari dalam kota. Tetapi memang ada beberapa yang diambil dari luar kota juga,” akunya.

Meskipun sedang dalam masa pandemi, namun pihaknya mendapatkan feedback  positif dari masyarakat. Banyak pihak yang tetap menghendaki gelaran tersebut tetap berlangsung. Akhirnya ia disepakati bahwa acara tersebut akan diselenggarakan secara live streaming.

“Beberapa agenda tahunan yang kami selenggarakan dengan streaming ternyata cukup banyak viewer atau penontonnya,” ungkap Nur Muhyar.

Lebih jauh ia mengatakan bahwa pagelaran akbar tersebut bertempat di Goa Selomangleng. Lokasi tersebut sengaja dipilih sebagai salah satu upaya untuk memperkenalkan potensi wisata unggulan. 

Selain untuk mengenalkan salah satu destinasi wisata unggulan, gelaran tersebut juga diharapkan dapat merangsang pelaku fashion di Kota Kediri. Seperti halnya produk unggulan kain tenun yang selama ini menjadi kebanggaan warga Kota Tahu.

“Ini adalah bentuk dan upaya kami (Pemkot Kediri, Red) untuk semakin memajukan sektor pariwisata serta perekonomian Kota Kediri,” tandasnya. (tar/fud)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia