Jumat, 04 Dec 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Butuh Kerja Sama Semua Pihak

20 November 2020, 18: 23: 10 WIB | editor : Adi Nugroho

Butuh Kerja Sama Semua Pihak

Butuh Kerja Sama Semua Pihak (Ilustrasi : Afrizal Saiful Mahbub)

Share this          

Banyak tantangan yang harus dilalui untuk dapat meraih predikat kota layak anak (KLA). Oleh karena itu, butuh kerja sama dari seluruh stakeholder untuk dapat mencapainya.

Kasi Anak dan Lansia Dinas Sosial Kota Kediri Bambang Soebatamaji mengatakan Pemkot Kediri telah mengupayakan beberapa hal. Salah satunya dengan menggagas pusat kesejahteraan sosial anak integratif (PKSAI).

“PKSAI menjadi wadah bersama dari seluruh pihak untuk dapat menangani masalah sosial yang dialami oleh anak,” ujar Bambang.

Ke depannya, ia berharap bahwa wadah tersebut dapat segera terealisasikan. Sehingga penanganan masalah anak lebih mudah lagi. Pasalnya keberadaan PKSAI bisa menampung berbagai dinas atau instansi yang terkait dengan anak. “Semakin memudahkan dan berkesinambungan,” sambung pria yang gemar bercanda tersebut.

Bambang mengatakan, penanganan masalah anak memang harus dilakukan secara menyeluruh. Banyak pihak yang terlibat di dalamnya untuk dapat menciptakan pemenuhan hak-hak terhadap anak. 

Seperti halnya Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Barenlitbang, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB). “Semuanya memiliki porsi dan tugasnya masing-masing. Tetapi saling berkaitan,” imbuhnya.

Seperti halnya kekerasan anak yang terjadi di sekolah telah diselesaikan dengan Disdik Kota Kediri. Hal itu diakuinya menjadi salah satu bentuk kerjasama dalam penanganan masalah sosial anak antar instansi.

Di luar dinas atau instansi terkait lainnya peran serta masyarakat dan keluarga juga tak bisa dipisahkan. Bahkan keluarga dan lingkungan sekitar memiliki peran yang sangat penting untuk memenuhi hak anak.

Bambang menuturkan bahwa peran keluarga sangat krusial dalam tumbuh kembang anak. Tak terkecuali, keluarga juga lah yang membentuk dan mendidik pola pikir anak. “Peran keluarga sangat besar di sini,” ungkapnya.

Berbagai upaya diakui Bambang telah dilakukan lagi ke depannya. Termasuk memberikan pelatihan, pemberdayaan, dan pendidikan parenting terhadap orang tua di Kota Tahu. 

Pihaknya berharap dengan pendekatan tersebut para orang tua di luar sana dapat lebih memahami lagi tentang pola asuh anak. Di luar pengembangan mental tersebut, pembangunan fasilitas anak juga menjadi perhatian Pemkot Kediri. Seperti halnya mendirikan taman baca, taman bermain, dan lain sebagainya.

“Kami sedang mengupayakannya. Harapannya sewaktu ada lomba KLA, kita bisa naik ke tingkat yang lebih tinggi lagi,” pungkas Bambang. (tar/dea)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia