Jumat, 04 Dec 2020
radarkediri
Home > PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI

Persik Sewakan Stadion Brawijaya

Main Pagi Lebih Murah, Malam Paling Mahal

08 November 2020, 17: 21: 24 WIB | editor : Adi Nugroho

TETAP DIRAWAT : Pengelola Stadion Brawijaya Purwanto melakukan pemotongan rumput lapangan beberapa waktu lalu. Saat ini, stadion tersebut disewakan untuk masyarakat.

TETAP DIRAWAT : Pengelola Stadion Brawijaya Purwanto melakukan pemotongan rumput lapangan beberapa waktu lalu. Saat ini, stadion tersebut disewakan untuk masyarakat. (ANWAR BAHAR BASALAMAH/JPRK)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Warga Kediri dan sekitarnya kini bisa merasakan merumput di Stadion Brawijaya. Manajemen Persik memutuskan menyewakan stadion yang berlokasi di Jl Ahmad Yani, Kota Kediri itu untuk masyarakat umum. Aspek bisnis menjadi salah satu pertimbangannya.

         Media Officer Persik Kediri Anwar Bahar Basalamah mengatakan, manajemen harus memutar otak selama kompetisi libur tanpa kejelasan. Salah satu yang menjadi terobosan adalah menyewakan Stadion Brawijaya untuk umum. “Sekarang stadion bisa digunakan masyarakat,” kata Basalamah.

         Penyewaan berlangsung selama libur kompetisi. Basalamah mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi setelahnya. “Untuk sementara kami sewakan saat kompetisi belum berjalan,” ujarnya.

         Dia mengungkapkan, ada beberapa pertimbangan manajemen membuat kebijakan tersebut. Pertama, tentu saja aspek bisnis. Dari penyewaan tersebut, klub dapat mendapat pemasukan. Yang kedua, Persik ingin masyarakat bisa merasakan lapangan yang biasa dipakai untuk Liga 1.

         Saat ini, Persik memang menjadi pengelola Stadion Brawijaya. Manajemen klub berjuluk Macan Putih sudah menyewa selama setahun dari pemkot. Sehingga, semua biaya pemeliharaan dan perbaikan menjadi tanggung jawab Persik sepenuhnya.

         Lalu berapa harga sewa Stadion Brawijaya? Basalamah mengatakan, harga sewa bervariasi. Tergantung hari dan jam. Untuk hari biasa, harganya lebih murah dibanding akhir pekan. “Main pagi dan sore juga berbeda harganya. Yang paling murah 500 ribu (rupiah). Sementara yang paling mahal 2 juta (rupiah),” ungkapnya.

         Dia menambahkan, harga untuk main di malam hari jauh lebih mahal. Pasalnya, pengelola akan menyalakan lampu stadion. “Karena itu, main pagi harganya paling murah,” ucap Basalamah.

         Dengan harga tersebut, penyewa mendapatkan sejumlah fasilitas dari pengelola stadion. Di antaranya adalah locker room yang biasa digunakan pemain dan bola.

         Basalamah mengatakan, uang hasil penyewaan akan dikelola untuk berbagai hal. Yang jelas, semua pemasukan masuk ke kas Persik Kediri. “Karena pengelolaan menjadi hak penuh Persik Kediri,” ujarnya.

         Dia mengharapkan, penyewaan stadion bisa memutar roda bisnis di Persik Kediri. Selain itu, masyarakat bisa merasakan atmosfer lapangan stadion milik klub pemilik dua bintang itu. (tar/fud)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia