Senin, 14 Jun 2021
radarkediri
Home > Show Case
icon featured
Show Case

Peserta, Ayo Update Nomor Telepon dan Email Anda

Agar Bisa Manfaatkan Mobile JKN

28 Oktober 2020, 14: 23: 38 WIB | editor : Adi Nugroho

Peserta, Ayo Update Nomor Telepon dan Email Anda

Share this          

KEDIRI - Untuk menekan angka kunjungan di kantor, BPJS Kesehatan terus mengembangkan kanal-kanal layanan virtual. Selain meluncurkan program Pelayanan Administrasi Melalui WhatApp (PANDAWA), BPJS Kesehatan terus melakukan pembaharuan aplikasi Mobile JKN guna mengakomodir kebutuhan peserta. Beberapa fitur terbaru yang dapat dimanfaatkan oleh peserta adalah Pendaftaran Autodebit, Pendaftaran Program Relaksasi Iuran, serta Konsultasi Kesehatan secara daring.

Untuk memanfaatkan fitur yang tersedia pada Mobile JKN, peserta harus memiliki akun yang terverifikasi guna memastikan keamanan pengelolaan data kepesertaan. Kali pertama mengakses aplikasi, peserta diminta untuk memasukkan alamat email dan nomor telepon yang sama dengan yang pernah disampaikan saat mendaftar (apabila sudah menyampaikan). Bilapun data tersebut sudah tidak relevan, peserta dapat menyampaikan perubahan tersebut kepada BPJS Kesehatan melalui Care Center 1500400, PANDAWA, ataupun datang langsung ke kantor layanan terdekat.

Imam Bahroni, 29, adalah salah satu contoh peserta yang mengalami kendala dalam mengakses aplikasi akibat datanya berubah. Nomor telepon yang kini digunakan berbeda dengan nomor telepon yang disampaikannya saat mendaftar JKN-KIS. Perbedaan ini menyebabkan akun imam tidak dapat didaftarkan mengingat salah satu metode verifikasi akun adalah penyocokan kode One-Time Password (OTP) yang dikirimkan melalui SMS. Untuk menyelesaikan kendala tersebut Imam datang ke BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kediri.

Baca juga: Sisakan PR Pengeprasan Puluhan Pohon

“Kebetulan saya membutuhkan layanan segera untuk perubahan faskes karena mau berobat. Selain pembaharuan data, petugas memastikan bahwa saya bisa login tanpa kendala. Saya juga dipandu dalam menggunakan fitur pindah faskes yang saya butuhkan. Layanan BPJS Kesehatan ini mantap, salut dengan petugasnya,” ujar Imam.

Lebih lanjut Imam menceritakan bahwa ketertarikannya memanfaatkan aplikasi Mobile JKN muncul setelah mendengar pengalaman tetangganya yang sudah lama menggunakan aplikasi Mobile JKN. Sebagai pemilik warung yang membuka jasa pembayaran online, tetangganya tersebut kerap merekomendasikan peserta JKN-KIS untuk menggunakan aplikasi Mobile JKN.

“Tetangga saya itu buka jasa pembayaran online. Kadang untuk memastikan pembayaran sudah masuk, Ia meminta konsumen untuk gunakan aplikasi itu. Disitu katanya kelihatan riwayat pembayarannya. Tadi setelah bisa login saya juga coba menu itu dan ternyata benar. Pokoknya mantap,” pungkas Imam.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news