Jumat, 04 Dec 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Layang-layang Putus Akibatkan Listrik Padam

PLN Catat Sembilan Kejadian di Tanjunganom

22 Oktober 2020, 13: 22: 09 WIB | editor : Adi Nugroho

Layang

Gangguan Listrik (Ilustrasi : Afrizal Saiful Mahbub - radarkediri.id)

Share this          

TANJUNGANOM, JP Radar Nganjuk–Imbauan untuk tak bermain layang-layang di dekat instalasi listrik PLN sudah berkali-kali dikatakan. Tetapi, agaknya masih banyak masyarakat yang belum memahaminya. Akibatnya, masih banyak peristiwa listrik padam akibat layang-layang atau benang yang tersangkut.

Selama September-Oktober ini total ada sembilan kejadian listrik padam akibat gangguan layang-layang. Yakni setelah gardu atau saluran listrik di wilayah Tanjunganom tersebut terkena layang-layang atau benangnya.

Bagian Transaksi Energi PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Warujayeng Muhammad Amir Fauzi mengatakan, mayoritas kejadian listrik padam itu terjadi di Tanjunganom. Yang paling baru, kejadian listrik padam akibat gangguan layang-layang terjadi pada Sabtu (17/10) malam.

Saat itu menurut Amir pihaknya mendapat laporan tentang kabel listrik yang terbakar hingga membuat listrik padam. “Setelah dicek ternyata kondisi kabel tidak rusak tapi petugas menemukan bekas layangan yang terbakar di tanah,” ujar Amir.

Dilihat dari arahnya, menurut Amir layangan tersebut putus talinya hingga sampai ke lapangan Jogomerto. Akibat gangguan layang-layang itu, jelas Amir, listrik di wilayah Desa Jogomerto mengalami pemadaman selama sekitar satu jam.

Lebih jauh Amir menjelaskan, setelah kejadian petugas PLN langsung mengecek ke sekitar lokasi. Di sana mereka tidak menemukan ada orang yang bermain layang-layang di sekitar lapangan Jogomerto. Amir pun menduga layangan itu dari daerah lain yang putus dan terbawa angin hingga ke sana sebelum tersangkut di kabel PLN.

Dikatakan Amir, kejadian padamnya listrik akibat gangguan layang-layang di Desa Jogomerto juga terjadi pada Minggu (6/9) lalu. Saat itu, sambungan listrik ratusan warga di sana juga padam setelah layang-layang tersangkut di jaringan listrik desa.

Setelah kejadian tersebut, menurut Amir pihak PLN langsung melakukan koordinasi dengan pihak desa. Terutama, untuk memberi imbauan agar warga tak bermain layang-layang di dekat jaringan PLN.

Sejak kapan gangguan listrik akibat layang-layang ini terjadi? Amir menyebut tren itu terjadi setiap musim kemarau. Tahun ini, gangguan listrik akibat layang-layang mulai banyak ditemui sejak Agustus lalu. “Makanya kami giatkan sosialisasi karena memang bahaya kalau layang-layang atau senarnya tersangkut kabel listrik,” jelasnya sembari menyebut risiko pemadaman.

Gangguan Layang-Layang di Listrik:

-Selama September-Oktober total ada 9 peristiwa listrik padam akibat layang-layang hanya dari wilayah Tanjunganom.

-Listrik langsung padam setelah layang-layang atau benangnya tersangkut di jaringan listrik.

-Tren gangguan layang-layang pada listrik didapati saat musim kemarau.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia