Jumat, 04 Dec 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Seminggu Operasi Jaring 180 Pelanggar

Surat Kendaraan Tak Lengkap Langsung Ditilang

19 Oktober 2020, 12: 08: 22 WIB | editor : Adi Nugroho

Tilang

BELUM LENGKAP: Anggota satlantas menghentikan satu unit mobil yang melintas di depan kantor satlantas Kelurahan Begadung, Nganjuk. Mereka meminta pengemudi menunjukkan surat-surat kelengkapan berkendara. (Iqbal Syahroni- radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Selama seminggu terakhir Satlantas Polres Nganjuk melakukan razia yustisi dan kelengkapan berkendara. Hasilnya, selama seminggu terakhir masih ditemukan 180 pelanggar. Bagi yang tidak memenuhi kelengkapan berkendara langsung dikenakan tilang.

Dalam sehari, sedikitnya ada 20 orang yang ditilang oleh satlantas. Sebab, mereka tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM), ataua tidak membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK) saat berkendara. "Ada lima sepeda motor yang disita karena tidak membawa SIM dan STNK," ujar Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Marita Dyah Anggraini.

Lebih jauh Marita mengungkapkan, alasan yang diungkapkan pengendara ada bermacam-macam. Sebagian mengaku terburu-buru hingga lupa. Selebihnya, ada pula pengendara di bawah umur yang memang belum memiliki SIM.

Dari total 180 pelanggaran selama seminggu terakhir, menurut Marita pihaknya menyita sekitar 140 STNK. “STNK disita karena pengendara kedapatan tidak membawa SIM,” lanjut Marita sembari menyebut polisi tidak menolerir alasan apapun yang diungkapkan pengendara.

Untuk diketahui, selain memeriksa kelengkapan surat-surat, Marita juga menginstruksikan anggota untuk mengecek kelengkapan berkendara lainnya. Terutama, kendaraan yang tidak lengkap spekteknya. Mulai plat nomor, spion, knalpot, ban, dan pelanggaran kasat mata lain di antaranya tidak memakai helm. Semuanya akan dikenakan sanksi berupa tilang.

Dikatakan Marita, operasi lalu lintas ini akan terus diintensifkan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. “Razia kami lakukan pagi dan sore. Setiap hari,” jelas perwira dengan pangkat tiga balok di pundak ini.

Selain menilang pengendara yang tidak membawa surat-surat kelengkapan dan ketentuan berkendara lainnya, polisi yang melakukan razia dengan satpol PP ini juga menindak pengendara yang belum tertib memakai masker. Seperti sebelumnya, mereka diberi sanksi beragam. Mulai melakukan push up, hormat bendera, hingga bernyanyi.

Meski berhasil menjaring puluhan pelanggar, semuanya diberi sanksi sosial. “Ada yang kami tegur karena sudah membawa masker tapi cara memakainya belum benar,” sambung Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Nganjuk Sutikno.

Sutikno menjelaskan, total ada 30 pelanggar yang diberi sanksi karena tidak memakai masker. Meski masih ada puluhan orang menurutnya jumlah tersebut sudah jauh menurun dibanding razia September lalu. Jumlah itu sekaligus menunjukkan kesadaran masyarakat yang semakin baik.

Sementara itu, operasi yustisi dan operasi lalu lintas ini sebelumnya sudah diumumkan kepada masyarakat. Satlantas mengunggah jadwal dan lokasi razia di media sosial. Meski demikian, ternyata tetap banyak masyarakat yang melakukan pelanggaran.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia