Jumat, 23 Oct 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

RSUD Kertosono Hampir Penuh

GTPP Klaim Aman

16 Oktober 2020, 14: 26: 29 WIB | editor : Adi Nugroho

Korona

TEMPAT PERAWATAN: Warga berada di area Rumah Sakit Umum Daerah Kertosono. Tempat tidur rumah sakit ini hampir penuh kemarin. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Rumah sakit rujukan Pemkab Nganjuk terus menampung warga yang terkonfirmasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Bahkan tidak hanya mereka yang positif. Namun pasien yang dinyatakan suspect pun mendapat perawatan yang sama.

Dari empat rumah sakit (RS) yang ditunjuk, tempat tidur di RSUD Kertosono hampir penuh. Menurut Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Nganjuk dr Hendriyanto, kini di RSUD Kertosono tersisa lima tempat tidur saja. Sedangkan yang sepuluh tempat tidur telah terpakai. “Totalnya ada 15 TT (tempat tidur, Red),” ungkapnya.

Hendri menyebutkan, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit pelat merah itu hanya empat orang. Enam sisanya adalah pasien dengan status suspect.

Korona

Perkembangan Covid-19 di Nganjuk (Ilustrasi : Afrizal Saiful Mahbub - radarkediri.id)

Dokter yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Nganjuk ini menyatakan, kapasitas rumah sakit yang ditunjuk untuk merawat kasus wabah korona ini terbilang masih aman. Meski di RSUD Kertosono tinggal lima tempat tidur, tiga rumah sakit lain seperti di RSUD Nganjuk, RS Pu Sindok, dan RS Bhayangkara masih banyak yang kosong.

Sejauh ini, perawatan pasien terbanyak memang berada di Pu Sindok. Dari kapasitas 50 tempat tidur, menurut Hendri, yang terpakai saat ini ada 19 tempat tidur. “Semua pasien statusnya adalah terkonfirmasi positif,” terangnya.

Di Pu Sindok masih tersisa 31 tempat tidur yang disiapkan untuk pasien positif Covid-19. Namun yang gejalanya ringan. Sedangkan untuk RSUD Nganjuk terbilang juga banyak dipakai.

Dari kapasitas 40 tempat tidur, ada 16 tempat tidur yang dipakai. Mereka yang dirawat ada delapan pasien terkonfirmasi Covid-19 dan delapan orang pula yang statusnya suspect.   

Sedangkan rumah sakit terakhir adalah RS Bhayangkara Nganjuk. Kapasitasnya sebanyak 20 tempat tidur, yang kini terpakai ada empat semua statusnya suspect. Di sana masih ada sisa 16 tempat tidur. Hendri berharap, jumlah pasien terkonfirmasi positif yang sembuh terus bertambah. 

Hingga kemarin, jumlah pasien yang pulih dari korona ini sudah mencapai 80 persen. Dari 557 kasus terkonfirmasi ada 449 orang sembuh. “Hari ini (kemarin, Red) ada tiga orang,” bebernya.

Mereka yang sembuh itu adalah laki-laki usia 68 tahun asal Kertosono. Dia sempat dirawat di RSUD Nganjuk sebagai konfirmasi 437. Sedangkan dua lainnya berasal dari Loceret adalah perempuan berusia 52 tahun konfirmasi 527 dan usia 37 tahun konfirmasi 528. Kedua pasien perempuan itu telah selesai menjalani isolasi mandiri.

Sedangkan untuk kasus positif bertambah satu orang. Yakni, anak perempuan usia 12 tahun asal Ngronggot. Pasien ini memilih untuk dirawat di luar daerah. Yakni di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. “Pasien memiliki keluhan mual dan muntah,” ungkap Hendri.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia