Kamis, 22 Oct 2020
radarkediri
Home > PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI

Pilih Tidak Pulang Kampung

Ronaldo Tinggal di Mes Selama Libur

04 Oktober 2020, 17: 55: 22 WIB | editor : Adi Nugroho

PUTRA PAPUA: Ronaldo Rubener Wanma merayakan gol saat uji coba melawan PSHW Jatim.

PUTRA PAPUA: Ronaldo Rubener Wanma merayakan gol saat uji coba melawan PSHW Jatim. (ANWAR BAHAR BASALAMAH/JPRK)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Manajemen Persik Kediri sudah memutuskan meliburkan latihan sampai 11 Oktober nanti. Setelah ada keputusan tersebut, sebagian besar pemain memilih pulang ke kampung halamannya. Untuk pemain luar Kediri, hanya Ronaldo Rubener Wanma dan Ibrahim Sanjaya yang memilih bertahan di Kediri.

         Bagi Sanjaya, keputusan tidak pulang ke rumah menjadi hal yang biasa. Sebelum ini, pemain asal Waikabubak, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu juga tetap tinggal di Kediri saat kompetisi diliburkan Maret lalu. Sementara bertahan lama di kampung halaman orang tanpa kompetisi menjadi pengalaman pertama untuk Ronaldo.

         Pemain 22 tahun asal Jayapura itu punya pertimbangan sendiri memutuskan tinggal di Mes Persik selama 11 hari. Padahal, Andri Ibo yang juga dari Papua memilih pulang kampung. “Kakak Ibo pulang kemarin (Kamis, Red). Saya sementara di Kediri dulu,” ungkapnya.

         Ronaldo mengaku menimbang soal waktu perjalanan ke Papua. Pasalnya, manajemen hanya meliburkan selama 11 hari. Di sisi lain, klub tengah menunggu keputusan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) soal kelanjutan kompetisi Liga 1. “Lebih baik saya menunggu kejelasan kelanjutan liga dulu. Takutnya, nanti kompetisi dilanjutkan,” ujarnya.

         Jika kompetisi diputuskan dilanjutkan, Ronaldo mengungkapkan, dirinya tidak harus bolak-balik Kediri-Papua dalam waktu 11 hari. Namun, jika kompetisi dihentikan, dia baru memutuskan pulang. “Kalau misalnya nanti tidak dilanjutkan, saya baru pulang,” kata pemain yang didatangkan dari Persipura Jayapura ini.

         Sebagai pemain sepak bola, dia sangat berharap liga bisa dilanjutkan November. Apalagi, para pemain sudah berlatih dan antusias menyambut kompetisi. “Kalau dari kami, pasti ingin kompetisi bergulir lagi bulan depan,” harapnya.

         Di Mes Persik di Jl PK Bangsa, Kota Kediri, Ronaldo tidak sendiri. Dia ditemani Sanjaya yang terbiasa tinggal di mes. Apalagi pemuda 23 tahun itu sudah berada di Kediri selama dua musim. “Nanti saya temani dia di sini (mes). Saya ajak jalan-jalan,” kata Sanjaya sembari bercanda.

         Sampai kemarin, PSSI dan PT LIB belum memutuskan kapan kompetisi dimulai. Mereka hanya memberitahun jika kick off Liga 1 ditunda sampai November. (baz)

 

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia