Kamis, 22 Oct 2020
radarkediri
Home > PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI

Andri Ibo Comeback

Sembuh dari Covid-19, Langsung Berlatih

19 September 2020, 13: 00: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

COMEBACK STRONGER: Andri Ibo sudah mulai berlatih kembali bersama rekan-rekannya di Persik Kediri kemarin.

COMEBACK STRONGER: Andri Ibo sudah mulai berlatih kembali bersama rekan-rekannya di Persik Kediri kemarin. (ANWAR BAHAR BASALAMAH/JPRK)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Andri Ibo akhirnya sembuh. Dari hasil swab test kedua yang keluar pada Kamis lalu (17/9), Ibo dinyatakan negatif Covid-19. Bahkan, setelah keluar dari Rumah Sakit (RS) Kilisuci, Kota Kediri, Jumat pagi (18/9), pemain 30 tahun itu langsung bergabung latihan sore harinya.

         Karena baru pertama kali bergabung, Ibo menjalani latihan terpisah dengan rekan-rekannya di Stadion Brawijaya. Dipandu pelatih fisik Persik Dimas Agung, dia berlatih sekitar 1,5 jam. “Ya ada stretching dan pemulihan fisik,” kata Ibo usai latihan kemarin.

         Ibo mengakui sebenarnya selama menjalani masa karantina sejak 31 Agustus, dirinya masih tetap berlatih. Pasalnya, meski positif Covid-19, bek tangguh kelahiran Papua ini tidak merasakan gejala apa pun. “Jadi saya sangat sehat selama isolasi di rumah sakit,” ucapnya.

         Karenanya, untuk meningkatkan imun dan menjaga stamina, di sela-sela karantina, Ibo mengaku, memanfaatkan waktu berlatih. Mulai dari latihan sprint, lompat, senam dan stretching. “Saya memaatkan bangunan di rumah sakit untuk berlatih,” ujarnya.

         Dia mengatakan, tidak merasa sakit setelah dinyatakan Covid-19. Kondisinya baik-baik saja. Untuk membunuh waktu, dia kerap menghubungi keluarganya di Papua. Terutama istri dan anaknya. “Setiap hari, saya selalu sempatkan video call. Kemudian tidur jam 22.00 dan bangun setengah enam (pagi),” ungkap mantan pemain Barito Putera ini.

         Baginya, dikarantina selama dua pekan rasanya seperti hanya tiga hari. Sebab, meskipun sebenarnya lama, dia mengaku, tidak jenuh di RS. Selain bisa menghubungi keluarga, Ibo juga merasakan pelayanan yang baik dari petugas RS. “Pelayanan sangat bagus. Saya tidak merasa jenuh sama sekali,” ucap Ibo.

         Mengenai kabar sakitnya, Ibo memang sudah memberitahu istrinya pertama kali. Apalagi sebenarnya sang istri sudah mengetahui sejak dia masih di Papua. Pasalnya, waktu itu, hasil rapid test-nya reaktif. Karena itulah, keluarganya juga melakukan rapid test. Beruntung, semua hasilnya negatif. “Setelah istri tahu, saya baru kabari bapak. Meski sempat kaget, beliau sangat kuat dan percaya kekuatan Tuhan,” ujarnya.

         Setelah semua keluarganya tentang kondisinya, Ibo mengaku lebih lega menjalani karantina. Sampai akhirnya dia dinyatakan sembuh.

         Untuk mengembalikan staminanya, dia mengaku membutuhkan waktu. “Sekarang belum 100 persen. Mungkin seminggu lagi sudah kembali ke performa,” ujarnya.

         Sebagai penyintas Covid-19, Ibo meminta masyarakat wajib mematuhi protokol kesehatan. Mulai menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan. “Dan satu lagi pesan saya, jangan minder dan harus yakin ketika dinyatakan positif. Karena itu akan menambah daya tahan tubuh kita,” pungkasnya. (tar/fud)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia