Kamis, 22 Oct 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Lima Sembuh, Muncul Empat Pasien Baru

Ada 31 Orang yang Jalani Swab di RSUD Nganjuk

18 September 2020, 12: 00: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

grafis perkembangan korona nganjuk

grafis perkembangan korona nganjuk (dedi nurhamsyah- radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Jumlah pasien sembuh dan penambahan kasus Covid-19 seolah terus kejar-kejaran. Seperti kemarin ada lima pasien korona yang dinyatakan sembuh. Tetapi, di saat yang sama ditemukan empat pasien terkonfirmasi baru. Potensi penambahan kasus masih tinggi karena kemarin kembali ada 31 orang yang menjalani tes swab.

Data yang dihimpun koran ini menyebutkan, tiga dari lima pasien yang sembuh, sebelumnya menjalni perawatan di RSUD Nganjuk. Mereka adalah perempuan berusia 36 tahun asal Nganjuk, serta perempuan berusia 42 tahun dan laki-laki berusia 68 tahun asal Sukomoro. “Mereka sudah selesai menjalani isolasi di rumah sakit,” ujar Ketua Tim Penanggulangan Virus Korona RSUD Nganjuk dr Mei Budi Prasetyo. 

Meski selesai menjalani isolasi selama 14 hari, menurut Mei tiga pasien tersebut harus menjalani isolasi lanjutan selama sepuluh hari di rumah. Dalam waktu tersebut, mereka diwajibkan memakai masker saat beraktivitas.

Selain tiga pasien tersebut, dua pasien lainnya yang dinyatakan sembuh adalah anak perempuan berusia 11 tahun asal Sukomoro. Pasien tersebut sebelumnya menjalani isolasi mandiri di rumah. Sedangkan laki-laki berusia 46 tahun asal Loceret dinyatakan sembuh setelah dirawat di Pu Sindok.

Di luar tiga pasien yang pulang, menurut Mei kemarin juga ada satu pasien yang meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19. Pasien laki-laki berusia 40 tahun asal Loceret meninggal setelah mengalami stroke atau kejang.

Sementara itu, selain lima pasien yang dinyatakan sembuh kemarin, di saat yang sama ada penambahan empat pasien terkonfirmasi positif baru. “Tamba­han yang terkonfirmasi empat orang, ada satu anak-anak,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nganjuk dr Hendriyanto.

Mereka adalah laki-laki berusia 24 tahun  asal Kertosono. Pria yang mengeluh demam itu dirawat di Pu Sindok. Ada pula laki-laki berusia 26 tahun asal Sawahan yang juga dirawat di Pu Sindok. 

Dua pasien lain yang menjalani isolasi mandiri di rumah adalah anak laki-laki berusia sembilan tahun asal Pace, dan laki-laki berusia 27 tahun asal Pace. Keduanya memiliki riwayat bepergian dari Surabaya. “Pasien juga pernah kontak dengan konfirmasi 338,” tutur Hendri.

Selain penambahan empat pasien tersebut, jumlah kasus Covid-19 di Nganjuk berpotensi terus bertambah. Sebab, hingga kemarin masih ada banyak orang yang menjalani tes swab. Sedikitnya 31 orang yang ikut swab. Sebanyak 15 orang di antaranya merupakan pekerja pabrik rokok Mangga Gandeng.

Adapun 16 orang lainnya merupakan hasil tracing atau pelacakan dari kasus korona lain. Yakni, lima warga Kertosono, adapun dari Kecamatan Tanjung­anom dan Prambon masing-masing berjumlah dua orang.

Dengan masih terus ber­tambahnya kasus Covid-19, Hendri kembali meminta masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Terutama, saat beraktivitas di luar rumah. “Jangan lupa memakai masker, sering cuci tangan, dan menjaga jarak,” pesannya. 

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia