Sabtu, 19 Sep 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik
Nakes dan Pekerja Antre di RSUD

Tes Swab 45 Orang

Bertambah 9 Konfirmasi Baru, Tembus 383 Kasus

16 September 2020, 12: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

grafis perkembangan korona nganjuk

grafis perkembangan korona nganjuk

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Kasus Covid-19 di Kota Angin hampir dipastikan masih akan terus bertambah. Pasalnya, kemarin ada 45 orang yang menjalani tes swab di RSUD Nganjuk.

Selain berasal dari klaster pabrik rokok Mangga Gandeng, ada pula tenaga kesehatan (nakes) dari Public Safety Center (PSC) 119 yang dites. 

Ketua Tim Penanggulangan Virus Korona RSUD Nganjuk dr Mei Budi Prasetyo SpP mengung­kapkan, dari total 45 orang yang di-swab kemarin, total ada sepuluh pekerja Mangga Gandeng.

Sedangkan 35 orang lainnya merupakan tenaga kesehatan PSC 119 dan orang yang kontak dengan mereka. “Yang terbanyak dari PSC,” ujar Mei.

Meski ada puluhan orang yang di-swab, menurutnya tidak ada satu pun yang menjalani rawat inap di RSUD Nganjuk. Semua langsung pulang. Mei berujar, setelah pengambilan swab kemarin pihak RSUD Nganjuk langsung mengirim hasilnya ke laboratorium. Selebihnya, mereka tinggal menunggu hasilnya. “Bisa dua atau tiga hari. Paling lama dua minggu (hasil keluar, Red),” lanjut Mei.  

Untuk diketahui, dengan masih terus bertambahnya jumlah orang yang di-swab, berarti potensi penambahan Covid-19 di Nganjuk juga masih akan terus terjadi. Sebab, sebagian dari mereka hampir bisa dipastikan menjadi terkonfirmasi positif.

Sementara itu, selain melakukan tes swab puluhan orang, kemarin juga ada penambahan sembilan pasien terkonfirmasi baru. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nganjuk dr Hendriyanto menjelaskan, sembilan pasien baru itu sebagian dirawat di rumah sakit. Sisanya melakukan isolasi mandiri.

Mereka yang baru tertular virus adalah laki-laki berusia 61 tahun asal Tanjunganom. Dia dirawat di RSUD Nganjuk karena mengeluh sesak, demam, dan nyeri perut. “Meninggal pada Sesala (8/9) saat statusnya masih suspect,” ungkap Hendri. 

Pasien lainnya adalah perempuan berusia 56 tahun asal Sukomoro. Dia dirawat di RSUD Nganjuk setelah mengeluh lemah extremitas. Adapun tujuh pasien lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah.

Yaitu, perempuan berusia 39 tahun, anak perempuan berusia sembilan tahun bersama ibunya yang berusia 42 tahun. Ketiganya merupakan warga Kertosono. Kemudian, laki-laki berusia 43 tahun asal Berbek, dan perempuan berusia 52 tahun asal Ngronggot.

Di luar penambahan sembilan pasien terkonfirmasi baru tersebut, menurut Hendri juga ada enam pasien yang kemarin sembuh. Dua di antaranya sempat dirawat di RS Bhayangkara. Yaitu, perempuan berusia 53 tahun dan laki-laki berusia 27 tahun asal Gondang. 

Untuk empat pasien lainnya dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi mandiri. Yakni, laki-laki berusia 39 tahun asal Gondang, laki-laki berusia 30 tahun asal Nganjuk, laki-laki berusia 55 tahun asal Gondang. Terakhir ada laki-laki berusia 43 tahun asal Berbek. “Kasus Covid-19 masih terus bertambah. Kami meminta masyarakat patuh pada protokol kesehatan,” tandasnya. (rq/ut)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia