Sabtu, 19 Sep 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
LAKALANTAS

Berangkat Kerja, Warga Kediri Tewas di Sukomoro

16 September 2020, 14: 00: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

LECET: Petugas Unitlaka Satlantas Polres Nganjuk mengecek kendaraan Alief, korban tabrak lari yang tewas kemarin.

LECET: Petugas Unitlaka Satlantas Polres Nganjuk mengecek kendaraan Alief, korban tabrak lari yang tewas kemarin. (iqbal syahroni- radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk –Nahas dialami oleh Alief Bastian Febrianto, 27. Pria asal Desa Pelem, Pare, Kabupaten Kediri itu meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan di Jl Nganjuk-Surabaya, kemarin pagi. Dia menjadi korban tabrak lari saat hendak berangkat bekerja. 

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.45. Saat itu, Alief mengendarai motor Honda Vario hitam bernopol AG 6121 EBB. Melaju dari arah timur Jl Nganjuk-Surabaya, dia melewati Desa Kedungsuko, Sukomoro.

“Di sana korban diserempet kendaraan tak dikenal,” ujar Kanitlaka Satlantas Polres Nganjuk Ipda Sugiono.

Lebih jauh perwira dengan pangkat satu balok di pundak ini menyebutkan, dari kete­rangan saksi di tempat kejadian perkara (TKP) kemarin, Alief diserempet oleh kendaraan roda empat. Sayangnya, identitas kendaraan itu tidak diketahui karena tidak berhenti.

Sugino mengungkapkan, seng­golan dengan motor Alief terjadi saat kendaraan roda empat tersebut hendak mendahului kendaraan lain di depannya. Jarak antara motor dan mobil yang terlalu dekat membuat kecelakaan tak terhindarkan. 

Motor Alief terserempet dan dia terjatuh. Diduga kendaraan roda empat itu sempat melindas tubuh Alief yang saat ditemukan di TKP masih memakai helm. Hal itu terlihat dari luka di badan, tangan, dan kepalanya. “Kenda­raan meninggalkan TKP. Lanjut terus ke arah barat tanpa memberikan pertolongan,” terang Gino.

Atas kejadian tersebut, menurut Gino polisi masih terus melakukan penyelidikan. Termasuk menggali keterangan saksi lebih dalam. Mereka juga memeriksa closed circuit television (CCTV) yang ada di sekitar lokasi. “Kami berupaya mengungkap identitas kendaraan pelaku tabrak lari,” urai pria yang murah senyum ini. 

Sementara itu, meski Alief dinyatakan meninggal di TKP, motor yang dikendarainya tidak mengalami kerusakan parah. Pantauan koran ini, motor berwarna hitam itu hanya mengalami lecet di beberapa bagian. Terutama bagian kanan belakang. 

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia