Sabtu, 19 Sep 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Kantongi Nama, Penyidik Buru DPO

14 September 2020, 14: 40: 37 WIB | editor : Adi Nugroho

Sabu

BARANG BUKTI: Polisi mengamankan satu paket sabu, alat hisap, uang, dan ponsel dari tersangka Tedy Sugiarto, 25. (Satresnarkoba Polres Nganjuk for radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk –Tim buser Satresnarkoba Polres Nganjuk terus memburu Andik, pengedar yang masuk daftar pencarian orang. Pria asal Sidoarjo itu jadi target karena dia diketahui sebagai pemasok barang Tedy Sugiarto, 25, pengedar yang ditangkap Sabtu (12/9) lalu.

Tim Rajawali 19 menangkap pria asal Bamaang, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah itu di tempat kosnya Desa Nglawak, Kertosono. “Saat itu pelaku hendak mengantar pesanan sabu ke kenalannya," ujar Kasatresnarkoba Polres Nganjuk Iptu Pujo Santoso.

Polisi dengan pangkat dua balok di pundak ini menjelaskan, Tedy mengaku mendapat barang haram itu dari temannya yang dikenal saat di Lapas Porong, Sidoarjo. Rupanya, Tedy dan Andik baru saja keluar dari penjara beberapa waktu lalu.

Meski sudah mendapat hukuman lima tahun penjara atas kasus perlindungan perempuan dan anak (PPA), agaknya Tedy tak kapok. Pria yang bekerja serabutan di Nganjuk itu justru nekat mengedarkan sabu-sabu.

Selain barang bukti satu klip sabu seberat 0,29 gram, polisi juga mengamankan  alat hisap dan satu unit ponsel. “Barang bukti itu terletak di lantai kamar. Diduga pernah digunakan oleh pelaku,” lanjut Pujo sembari menyebut penggerebekan di tempat kos Tedy dilakukan setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat.

Tak hanya memburu Andik, pria yang memasok barang kepada Tedy, polisi juga memburu pembeli sabu dari Tedy. “Semuanya masih kami dalami. Anggota sedang melakukan penyelidikan di lapangan,” jelas Pujo.

Akibat perbuatannya, Tedy diancam pasal 114 UU 36/2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal empat tahun dan maksimal seumur hidup.

Untuk diketahui, selain mengamankan Tedy, sebelumnya Satresnarkoba Polres Nganjuk juga mengamankan dua orang terkait peredaran sabu. Yakni, Andik Widodo, 36, dan Eko Dwi Santoso, 35, asal Desa/Kecamatan Jatikalen.

Apakah penangkapan dua pria asal Jatikalen itu terkait dengan Tedy? Ditanya demikian, Pujo mengelak. Menurutnya, Tedy tidak terkait dengan sindikat Andik dan Eko. “Berbeda,” tandasnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia