Sabtu, 19 Sep 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Satpol Sita Puluhan Botol Miras

Razia Empat Warung dan Toko

14 September 2020, 14: 38: 08 WIB | editor : Adi Nugroho

Miras

BARANG HARAM : Petugas Satpol PP Nganjuk mendata minuman keras beralkohol yang baru disita di kantornya. (Iqbal Syahroni- radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk –Satpol PP kembali merazia sejumlah warung yang nekat menjual minuman keras (miras) tanpa izin. Selama dua minggu terakhir, mereka mengamankan total 71 botol miras berbagai merek.

Puluhan botol miras tersebut diamankan dari dua toko dan dua warung di Kecamatan Rejoso. “Kemarin masih kami fokuskan di daerah utara, seperti di Rejoso dan Gondang. Namun di tempat lain terus kami lakukan patroli juga,” ujar Kabid Penegak Perundang-undangan Sujito.

Sujito menjelaskan, razia di empat lokasi itu dilakukan setelah

satpol mendapat aduan dari masyarakat. Mereka menyebut lokasi tersebut memperjualbelikan miras tanpa izin. Karenanya, tim satpol PP langsung menuju ke lokasi untuk mengamankan miras tersebut.

Seperti di beberapa lokasi sebelumnya, empat pemilik warung dan toko kelontong ini berusaha menyembunyikan miras yang mereka jual. Ada yang menempatkan miras di sela-sela dagangan di tokonya. Ada pula yang menyimpan miras di ruangan khusus sehingga tersamarkan.

Setelah mengamankan total puluhan botol miras pada dua minggu pertama September ini, Sujito memastikan timnya akan terus menggiatkan operasi. Hingga kemarin menurut Sujito anggotanya masih memetakan lokasi peredaran miras tanpa izin lainnya di Nganjuk.

Lebih jauh Sujito mengungkapkan, razia miras tidak hanya dilakukan September ini. Sebelumnya satpol PP juga sudah mengamankan puluhan botol miras yang disita pada Agustus lalu.

Bahkan, mereka merazia sejumlah toko yang kedapatan tetap menjual miras meski izinnya sudah habis. Toko di jalan protokol Kota Nganjuk pun tak luput dari razia penegakan perda ini.

Sujito memastikan, satpol PP tidak akan pandang bulu dalam penegakan perda. Termasuk menertibkan penjualan miras di Kota Angin. “Kalau tidak mempunyai izin, pasti kami razia,” tandasnya meminta masyarakat aktif melapor ke satpol jika mendapati praktik peredaran miras tak berizin di daerah mereka.

Terkait penindakan terhadap para penjual miras tanpa izin itu, Sujito menegaskan, satpol meminta kepada mereka untuk mengurus izinnya. Selanjutnya, barang bukti miras yang disita dibawa ke satpol PP untuk diamankan.

Para penjual, jelas Sujito, bisa kembali mengambil miras yang diamankan di satpol PP jika sudah mengantongi izin. “Sebelum mendapat izin menjual miras, akan tetap kami tertibkan,” tegasnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia