Sabtu, 19 Sep 2020
radarkediri
Home > PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI

Selamat Datang Budigol!

14 Agustus 2020, 17: 12: 24 WIB | editor : Adi Nugroho

Selamat Datang Budigol!

(ANWAR BAHAR BASALAMAH/JPRK)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Perubahan kembali mewarnai kubu Persik Kediri. Kursi pelatih kepala klub berjuluk Macan Putih ini resmi berpindah pemilik. Adalah maskot Persik di era Liga Indonesia (Ligina) 2006, Budi ‘Budigol’ Sudarsono yang menjadi pemiliknya. Sementara, pelatih kepala sebelumnya, Joko ‘Gethuk’ Susilo, naik pangkat menjadi direktur teknik (dirtek).

Kepastian bergesernya tongkat estafet pelatih kepala itu disampaikan oleh Presiden Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih kemarin. Menurutnya, soal pergantian posisi itu sudah dibicarakan dengan dua pelatih tersebut. Salah satu pertimbangan memilih Budigol adalah pengalamannya yang luar biasa sebagai pemain.

“Coach Budi jadi langganan timnas dan pernah bermain di luar negeri,” puji Hakim.

Apalagi, saat berseragam Persik pemain yang juga berjuluk si Piton itu bisa disebut sebagai salah satu legenda klub. Saat memperkuat Persik dalam beberapa musim Budigol menunjukkan striker yang haus gol. Bahkan Budi mampu membawa Persik menjadi kampiun Ligina 2006. Setelahdi final mengalahkan PSIS Semarang.

“Kami membutuhkan sosok coach Budi di klub ini. Dia akan memberikan motivasi dan contoh baik kepada pemain-pemain Persik,” ungkap pria yang juga anggota DPR RI ini.

Hakim mengungkapkan, Budi sudah memenuhi kualifikasi sebagai pelatih klub Liga 1. Budi sudah mengantongi lisensi kepelatihan level A AFC. Dia juga berpengalaman melatih beberapa klub Liga Indonesia. “Kami ingin ilmu kepelatihannya bisa diterapkan di Persik. Coach Budi akan berkolaborasi dengan coach Joko,” terangnya.

Soal posisi dirtek, menurut Hakim, jabatan tersebut merupakan sesuatu yang baru di klub. Tidak banyak klub Liga Indonesia yang memilikinya. “Kami memang sedang membutuhkannya (dirtek, Red),” katanya.

Dia menjelaskan, tugas Gethuk akan membantu Persik Kediri dalam memimpin program pengembangan teknik. Baik di senior maupun akademi. “Coach Joko akan memberikan banyak masukan soal pengembangan teknik sepak bola di Persik. Dalam hal ini, tugas dirtek berkaitan dengan pengembangan teknik, kontrol, pemantauan, dan penilaian,” jelasnya.

Mengenai posisi barunya, Gethuk mengaku siap membantu Persik Kediri dalam pengembangan sepak bola. Tugasnya akan mengontrol tim. “Juga untuk pengembangan akademi Persik,” kata pria asal Cepu, Jawa Tengah (Jateng) ini.

Dalam tiga hari terakhir ini, Gethuk masih memimpin latihan tim. Tapi dia selalu didampingi Budi. “Ini masih masa transisi. Minggu depan coach Budi akan memegang langsung tim,” ujarnya.

Setelah masa transisi selesai Gethuk mengaku ingin mengikuti lisensi instruktur kepelatihan. Rencananya dia akan berangkat ke Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 23 Agustus. “Saya ingin mendapatkan lisensi C instruktur,” katanya.

Sementara itu, Budi mengaku banyak belajar dari Gethuk selama Persik Kediri menggelar latihan di Stadion Brawijaya. Dalam proses transisi itu pria asal Desa Ngino, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri itu banyak menyerap ilmu dari sang mentor. “Saya belajar terus dari coach Joko soal metode latihan,” katanya.

Di Persik, Budi ingin memberikan yang terbaik untuk klub kebanggan warga Kediri itu. Menurutnya menjadi pelatih sangat berbeda dibanding saat bermain. “Saya ingin menerapkan ilmu kepelatihan di Persik Kediri. Semoga klub ini bisa berprestasi,” harapnya. (syi/baz/fud)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia