Sabtu, 19 Sep 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Isolasi Selesai, Tiga Pasien Dinyatakan Sembuh

Dua Suspect Meninggal Dunia di RSUD Nganjuk

11 Agustus 2020, 12: 20: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

PROTOKOL KETAT: Salah seorang anggota polisi keluar dari RS Darurat Pu Sindok kemarin siang. Gedung yang disulap jadi tempat perawatan pasien Covid-19 ini dijaga dengan ketat.

PROTOKOL KETAT: Salah seorang anggota polisi keluar dari RS Darurat Pu Sindok kemarin siang. Gedung yang disulap jadi tempat perawatan pasien Covid-19 ini dijaga dengan ketat. (rekian- radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Jumlah pasien Covid-19 yang sembuh terus bertambah. Kemarin total ada tiga pasien yang dinyatakan sembuh. Mereka diperbo­lehkan pulang setelah masa isolasinya selesai.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Nganjuk menyebutkan, tiga pasien sembuh tersebut adalah pasien laki-laki berusia 51 tahun asal Baron, laki-laki berusia 46 tahun asal Ngronggot, dan pasien berusia 58 tahun asal Rejoso. 

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk dr Hendriyanto mengatakan, pasien asal Baron sebelumnya menjalani perawatan di RS Darurat Pu Sindok. 

Sedangkan pasien asal Ngronggot menjalani isolasi mandiri di rumah. “Dinyatakan sembuh setelah isolasinya selesai,” ujar Hendri.

Keterangan kesembuhan satu pasien lainnya diungkapkan oleh Ketua Tim Penanggulangan Virus Korona RSUD Nganjuk dr Mei Budi Prasetyo SpP. Menurutnya, pasien terkonfir­masi positif di RSUD Nganjuk asal Rejoso kemarin juga diper­bolehkan pulang setelah masa isolasi di RS selesai. 

Pasien diminta melanjutkan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Sesuai aturan baru, lanjut Mei, kepulangan pasien memang tidak ditentukan dengan tes swab. Terutama pasien yang tak bergejala. Karenanya, pasien laki-laki berusia 58 tahun asal Rejoso itu langsung diper­bolehkan pulang setelah waktu isolasinya selesai.

Dengan kesembuhan satu pasien tersebut, kemarin total pasien sembuh dari Covid-19 sebanyak 129 orang. Adapun kasus terkonfirmasi positif di Nganjuk tetap 228 orang. 

Selain kesembuhan satu pasien tersebut, menurut Mei kemarin ada dua pasien suspect alias terduga Covid-19 yang meninggal dunia. Dia adalah pasien laki-laki berusia 76 tahun asal Loceret, dan pasien laki-laki berusia 67 tahun asal Sukomoro. 

Terkait kematian dua pasien itu, Mei berujar keduanya memiliki penyakit penyerta yang terbilang berat. Sebelum meninggal pasien sempat mengalami kejang beberapa kali. “Penyakit penyerta lainnya cukup banyak,” lanjut Mei tentang kondisi pasien yang hasil rapid test-nya reaktif itu.

Dikatakan Mei, pasien asal Loceret memiliki riwayat penyakit epilepsi. Selain itu, dia juga mengalami hipertensi, gangguan ginjal dan kadar gulanya naik. 

Kemudian untuk pasien asal Sukomoro, sejak masuk sudah memiliki riwayat radang paru-paru atau pneumonia bilateral bagian kanan dan kiri. “Selain radang paru, pasien juga ada gangguan liver,” terang mantan ketua Ikatan Dokter Indoensia (IDI) Nganjuk ini. 

Lebih jauh Mei menegaskan, hingga kemarin pasien terkait kasus Covid-19 yang dirawat di RSUD Nganjuk sebanyak tujuh orang. Semua pasien berstatus suspect. Tidak ada lagi pasien positif Covid-19 yang dirawat di sana.

Tak hanya RSUD Nganjuk yang merawat pasien suspect, RS Darurat Pu Sindok tetap beroperasi untuk menampung pasien hasil tracing. Warga atau pasien yang tidak bisa menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah, akan dirawat di Pu Sindok. Koordinator Rapid Test Covid-19 Nganjuk Suhartatik Kundariana menyebut kemarin ada 12 orang yang dirawat di sana.

Belasan pasien itu memiliki beberapa latar belakang. “Ada yang karena rumahnya tidak layak, atau di rumah ada bayi dan lansia hingga yang mendapat penolakan dari tetangganya,” terang Kundariana. 

Dari total 12 pasien yang menjalani isolasi di Pu Sindok, empat pasien di antaranya berstatus kontak erat dengan pasien positif. Kemudian, delapan lainnya merupakan pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan. 

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia