Sabtu, 19 Sep 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Rp 2,5 Miliar untuk Proyek Pelebaran Jembatan Kwajon

Ditender Ulang setelah Anggaran Terpangkas

10 Agustus 2020, 20: 59: 58 WIB | editor : Adi Nugroho

SEMPIT: Warga melintas di jembatan Kwajon, Desa Sambiroto, Baron. Jembatan tua selebar dua meter itu akan diperbaiki tahun ini.

SEMPIT: Warga melintas di jembatan Kwajon, Desa Sambiroto, Baron. Jembatan tua selebar dua meter itu akan diperbaiki tahun ini. (rekian- radarkediri.id)

Share this          

BARON, JP Radar Nganjuk- Setelah diusulkan sejak lama, jembatan Kwajon di Desa Sambiroto, Baron akan dibangun akhir tahun ini. Lelang proyek fisik senilai Rp 2,54 miliar ini harus ditender ulang karena anggarannya sempat terkena refocusing Covid-19 beberapa bulan lalu.  Pantauan koran ini, jembatan Kwajon me­mang hanya selebar dua meter. 

Sangat sempit untuk jembatan yang biasa jadi akses alternatif ke Kecamatan Ngronggot dan Tanjunganom. 

Saat salah satu kendaraan roda empat melewati jembatan tersebut, kendaraan roda empat dari arah lain harus menunggu di ujung jembatan. Sebab, dengan kondisi yang sempit tidak memungkinkan untuk bisa bersimpangan. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Gunawan Widagdo mengung­kapkan, tim PUPR sudah mela­kukan pengecekan lokasi jembatan. Karenanya, pihaknya juga memastikan akan membangun jembatan tahun ini. “Sekarang sedang proses tender. Harus ditender ulang karena sebelumnya terkena refocusing,” ujar Gunawan.

Lebih jauh Gunawan menjelaskan, jembatan Kwajon memang akan diperlebar. Sebab, kondisi jembatan yang membentang di atas sungai Kwajon itu sudah memprihatinkan. Besi penahan jembatan sudah ada yang ambruk. 

Agar tidak membahayakan pengguna jembatan, Gunawan menargetkan perbaikan jembatan bisa tuntas tahun ini.Dinas PUPR, tutur Gunawan, sudah melakukan penghitungan untuk target pengerjaan. “Kami menargetkan bisa tuntas tepat waktu,” lanjutnya.

Terkait kemungkinan molornya pembangunan jembatan, Gunawan menyebut kekhawatiran itu tetap ada. Belum lagi jika saat realisasi fisik nanti terkendala musim hujan. Meski demikian, dia mengaku akan mengupayakan semaksimal mungkin.

Sementara itu, mendengar rencana pembangunan jembatan, warga mengaku senang. Sugeng, 56, pedagang es keliling asal Desa/Kecamatan Baron termasuk salah satunya. Pria yang setiap hari melewati jembatan Kwajon itu berharap perbaikan bisa dimulai secepatnya. “Sekarang sempit,” keluhnya.

Jika jembatan diperlebar, menurut Sugeng kendaraan roda empat bisa bersimpangan di sana. Tidak perlu lagi ada salah satu yang menunggu di ujung jembatan. Jika proyek tersebut direalisasikan, Sugeng juga optimistis jika Desa Sambiroto akan semakin ramai. “Jembatannya juga sudah tua. Sudah waktunya diperbaiki,” jelasnya. 

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia