Sabtu, 19 Sep 2020
radarkediri
Home > Features
icon featured
Features

Setiap Aktivitas Jadi Ajang Perbaiki Diri

08 Agustus 2020, 13: 25: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

BAGI MASKER: Pandemi korona tidak menghentikan Nova untuk tetap aktif melakukan kegiatan sosial.

BAGI MASKER: Pandemi korona tidak menghentikan Nova untuk tetap aktif melakukan kegiatan sosial. (HABIBAH A. MUKTIARA)

Share this          

Tidak hanya ingin dikenal sebagai duta dari ajang kecantikan, Nova Retalista juga ingin menginspirasi orang lain. Salah satunya dengan menjadi volunteer. Selain dapat membagikan ilmu, juga banyak menerima pengalaman berharga.

HABIBAH A. MUKTIARA, KABUPATEN, JP Radar Kediri –

Perempuan pemilik tinggi 173 sentimeter itu dengan ramah menyapa orang-orang yang ditemuinya. Seraya tak lupa dia menyerahkan masker. Setelah itu dengan sabar dia pun melakukan sesi foto bersama.

Itulah sebagian aktivitas yang dijalani Nova Retalista, Juli lalu. Pemenang Miss Global Jawa Timur 2019 dan juga duta Srikandi Indonesia ini memang sengaja mengisi hari-harinya selama pandemi dengan banyak kegiatan positif. “Sebelum korona ini, tahun lalu sempat jadi volunteer di beberapa tempat,” terang gadis 22 tahun ini.

Nova lantas bercerita tepatnya pada Februari 2019, ia mendatangi Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Surabaya. Ketika berada di YKAKI, ia memberikan semangat ke anak-anak yang mengidap kanker.

Kemudian Oktober 2019, ia mendatangi Rumah Lentera Mulya yang lokasinya juga berada di Surabaya. “Kalau di Rumah Lentera Mulya sharing tentang pengetahuan,” imbunya.

Selain sharing tentang pengetahuan, ia juga membagi ilmu cara berperilaku di lingkungan masyarakat kepada anak-anak yang berada di sana. Dengan ilmu yang ia bagikan, anak-anak yang berada di Rumah Lentara Mulya dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Nova, saat ini banyak generasi muda yang mudah membagikan sebuah berita tanpa memeriksa terlebih dahulu. Padahal tindakan mengecek itu bertujuan agar tidak tersebar berita bohong atau hoaks. Alasan itulah yang membuat Nova mengajak generasi muda millenial saat ini untuk bijak bermedia sosial.

Gadis yang kini mengambil Jurusan Psikologi di Universitas Surabaya ini mengatakan banyak hal yang ia dapatkan ketika melakukan kegiatan sosial. “Bersyukur bahwa di dunia ini, sejatinya banyak manusia yang masih perlu kasih sayang dan mendapatkan bantuan,” kata gadis kelahiran tahun 1998.

Selain itu, ia juga mendapatkan beberapa pelajara menjadi pribadi yang sombong. Ketika melihat sesuatu jangan hanya melihat dari satu sisi saja, namun juga perlu melihat dari sisi yang lain. “Dengan megikuti kegiatan ini, juga dapat menjadi contoh bagi orang lain untuk berbuat kebagikan,”imbuhnya.

Sebelum mengikuti ajang peagent, Nova adalah seorang model. Sebagai model, banyak sekali kegiatan fashion show yang diikuti. Namun setelah berjalannya waktu, ia tidak ingin hanya memeragakan busana saja. Anak tunggal ini ingin tampil di hadapan publik sebagai orang yang menginspirasi, terutama bagi anak muda.

Mengawali karirnya di ajang peagent, sekitar tahun 2019 ia menjadi Miss Global Kota Kediri. Masih ditahun yang sama,  Nova menjadi Miss Global Jawa Timur 2019.

Di luar kegiatan itu, sebagai mahasiswa, Nova sibuk dengan kuliah. Karena adanya virus korona, untuk sementara pembelajaran dilakukan secara online. Sebagai mahasiswa semester tujuh jurusan Psikologi Universitas Surabaya (Ubaya), kini dirinya sedang mengerjakan tugas skripsi.

Untuk menjalani itu semua, Nova mengatakan bahwa kedua orang tuanya yang memberikan motivasi. “Mereka selalu meminta saya untuk terus maju," ungkap Nova. (dea)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia