Kamis, 13 Aug 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Kernet Ekspedisi Nekat Edarkan Sabu

01 Agustus 2020, 12: 33: 13 WIB | editor : Adi Nugroho

Sabu

TERTANGKAP BASAH: Adi tak berkutik saat digerebek oleh tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk, Kamis (30/7) dini hari lalu. (Humas Polres Nganjuk for radarkediri.id)

Share this          

BARON, JP Radar Nganjuk-Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk meringkus Adi Wibowo, 30, warga Kelurahan Latsari, Mojowarno, Jombang pada Kamis (30/7) lalu. Sopir ekspedisi tersebut dibekuk di sebuah rumah di Desa Waung, Baron saat sedang pesta sabu.

Penangkapan Adi Wibowo dilakukan sekitar pukul 01.00 dini hari Kamis lalu. “Sehari sebelumnya petugas mendapat informasi ada peredaran sabu di Baron,” ujar Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Roni Yunimantara.

Penyelidikan pun langsung dilakukan oleh tim Rajawali 19. Akhirnya mereka mendapat petunjuk yang mengarah kepada Adi. Petugas pun melakukan penggerebekan di rumah yang diduga digunakan tersangka sebagai tempat persembunyiannya.

Saat dilakukan penggerebekan, Adi sedang berada di salah satu kamar di rumah itu. Kasatresnarkoba Polres Nganjuk Iptu Pujo Santoso menambahkan, pria lulusan SMP itu kedapatan sedang mengonsumsi sabu-sabu saat diamankan petugas.

Pasalnya, di dalam kamar tersebut pihaknya menemukan seperangkat alat hisap sabu-sabu atau bong serta sebuah pipet yang kaca. Yang mana, pada pipet kaca tersebut masih ada sisa-sisa serbuk sabu. Praktis, hal itu  semakin menguatkan kecurigaan petugas.

Selain itu, saat dilakukan penggeledahan, petugas juga mendapati sebuah paket sabu seberat 0,23 gram di dalam kamar tersebut. Lantaran telah tertangkap basah oleh petugas, Adi tak bisa lagi berkutik dan mengamini bahwa paket sabu tersebut adalah miliknya.

Hanya saja, Adi mengaku kepada petugas bahwa paket sabu-sabu tersebut bukan untuk dikonsumsinya. Melainkan, sebuah pesanan dari orang yang berdomisili di wilayah Kecamatan Baron. “Kami sudah mendapatkan identitas pemesannya,” tegas Pujo.

Sementara itu, paket sabu-sabu tersebut diakui Adi didapatkan dari seorang kenalannya yang beralamatkan di Sidoarjo. Mendapati informasi tersebut, Pujo langsung melakukan pengembangan untuk menangkap pengedar tersebut. “Sudah kami masukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Baik pembeli maupun pengedar yang memasok sabu tersebut kepada tersangka,” pungkas perwira dengan dua balok emas tersebut.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia