Kamis, 13 Aug 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Tetap Harus Taat Aturan Lalu Lintas

01 Agustus 2020, 14: 00: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Tetap Harus Taat  Aturan Lalu Lintas

(Ilustrasi : Afrizal Saiful Mahbub)

Share this          

Pemerintah daerah memang belum memiliki peraturan khusus untuk pengendara transportasi sepeda. Namun bagi yang lagi demam gowes hendaknya lebih hati-hati. Terutama jika sedang bersepeda bareng banyak orang.

Apalagi ketika melintas di jalan protokol yang kondisinya padat lalu lintas. Sebab tak jarang pengendara kendaraan bermotor merasa terganggu pada situasi tertentu. 

Angga salah satunya. Pria ini mengaku, pernah cekcok dengan rombongan pesepeda. Saat itu, dia sedang mengendarai sepeda motor. Suatu ketika di salah satu ruas jalan protokol di pusat Kecamatan Pare, Angga nyaris menyerempet pesepeda. “Ada salah satu pesepeda mendadak ke tengah jalan,” ujarnya.

Kondisi seperti ini, menurutnya, tak hanya satu dua kali. Bahkan beberapa kali ia masih sering menemui pesepeda berjajar kanan kiri. Padahal saat itu jalanan sedang ramai.

“Tentu tidak semua pesepeda begitu. Tetapi kalau seperti itu jelas mengganggu,” tambah pria asal Pare ini.

Padahal bersepeda tak hati-hati cukup membahayakan. Tidak hanya bagi pesepeda itu sendiri, namun juga pengendara lain. Angga sangat berharap bagi penghobi yang baru terjun di olahraga ini bisa mencermati betul tata tertib mengendarai sepeda di jalan protokol yang padat lalu lintas. Baik di perkotaan maupun pedesaan.

Terkait peraturan khusus transportasi ini, memang belum ada regulasi pemerintah yang mengaturnya. Sementara ini hanya imbauan dan sosialisasi saja. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri Joko Suwono mengaku, belum ada peraturan pemerintah yang membahas hal tersebut.

“Tetapi imbauan kami, harus tetap mematuhi aturan berlalu lintas saat bersepeda,” pesannya.

Termasuk bersepeda di tengah pandemi korona seperti ini. Joko menegaskan, penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 harus tetap dilaksanakan. Ia juga berpesan agar pesepeda bisa tertib saat berada di jalan raya.

Utamanya dalam mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas. Hal ini karena untuk transportasi sepeda tak ada bedanya dengan pengguna jalan yang lain, pesepeda mesti mematuhi rambu dan perturan lalu lintas.

Imbauan lainnya, lanjut Joko, jangan sampai mengendarai sepeda dengan melawan arus lalu lintas jalan. Itu sangat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain. Terutama pengendara kendaraan bermotor.

“Demi keselamatan dan tidak mengganggu pengguna jalan yang lain, saat bersepeda hendaknya berada pada satu jajar,” tutur Joko.

Sejauh ini, diakuinya, belum ada regulasi khusus terkait peraturan bersepeda. Namun dari kabar terbaru, pemerintah pusat telah membuat rancangan untuk keselamatan pesepeda itu.

Sejumlah peraturan yang sedang disiapkan adalah terkait dengan tata cara penggunaannya. Kemudian, infrastruktur jalannya dan menyangkut keselamatan menyangkut sepedanya itu sendiri. (din/ndr)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia