Kamis, 13 Aug 2020
radarkediri
Home > Show Case
icon featured
Show Case

KwBI Kediri, Pemkot dan Kadin Gelar UMKM Virtual Expo 2020

Upaya Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional

31 Juli 2020, 17: 55: 25 WIB | editor : Adi Nugroho

Virtual umkm

VIRTUAL: Sekda Provinsi Jatim Heru Tjahjono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Difi A. Johansyah, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Sofwan Kurnia saat launching di Kantor BI Kediri (30/7)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KwBI) Kediri bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Kediri me-launching program “UMKM Virtual Expo 2020”, kemarin. Launching UMKM Virtual Expo ini dilaksanakan di KwBI Kediri lantai V. UMKM Virtual Expo ini digelar selama empat hari berturut-turut dan berakhir pada Minggu (2/8).

Sedangkan UMKM Virtual Expo digelar di Kediri Town Square (Ketos). Program ini diresmikan langsung Gubernur Provinsi Jawa Timur Hj Khofifah Indar Parawangsa yang diwakili Sekda Provinsi Jatim Heru Tjahjono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Difi A. Johansyah, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Sofwan Kurnia secara virtual.

Sofwan Kurnia mengatakan, acara ini merupakan salah satu bagian upaya dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang difokuskan untuk memperkuat daya tahan UMKM. Sehingga, mendorong pemulihan daya beli dan aktivitas ekonomi masyarakat. “Ini digelar yang pertama kali secara virtual, dan antusias UMKM tinggi,” ujarnya. 

PULIHKAN EKONOMI: Gelaran UMKM Virtual Expo 2020.

PULIHKAN EKONOMI: Gelaran UMKM Virtual Expo 2020.

Sofwan menambahkan, ada 100 UMKM yang berpartisipasi dengan menerapkan protokol kesehatan mulai physical distancing, memakai masker, bahkan alat pembayaran dengan digital untuk mengurangi kontak fisik. “Semoga ada kegiatan yang tercipta dari sinergi antar lembaga dapat mengakselerasi pemulihan kinerja UMKM yang terdampak pandemi Covid-19,” harapnya.

Ke depannya, kata Sofwan, diharapkan dapat menumbuhkan ide dan kreativitas baru dalam rangka memajukan UMKM, baik di wilayah Kediri maupun di Jawa Timur. Sehingga, sektor UMKM dapat berkontribusi lebih dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. 

Hal ini senada diutarakan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. Mas Abu panggilan akrabnya di tengah pandemi Covid-19, selain menjaga kesehatan masyarakat, juga menjaga ekonomi masyarakat. “Harapannya pandemi ini tidak terlalu berdampak pada UMKM karena sudah masuk di marketplace sebagai upaya mempercepat digitalisasi,” ujarnya.

Menurut orang nomor satu di Kota Kediri ini UMKM Virtual Expo 2020 masuk rekor MURI. Karena baru pertama kali digelar secara virtual. 

Terpisah Gubernur Jatim yang diwakili Sekretaris Daerah Jatim Heru Tjahjono mengucapkan selamat Kota Kediri telah menggelar UMKM Virtual Expo, berharap menjadi percontohan untuk daerah lain. “Perbankan juga harus masuk agar UMKM ini bisa bergerak dan berkembang, sebab potensi dan kualitas bagus,” terangnya.

 Sementara itu, setelah dilaunching, dilanjutkan Kepala BI Kediri Sofwan Kurnia menyerahkan simbolis pengelolaan website UMKM kepada Wali Kota Kediri. Diteruskan penandatanganan kerja sama pemasaran UMKM Kota Kediri antara Kadin Kota Kediri dengan Diaspora Australia dan Diaspora Belanda. Kerjasama ini terkait pemasaran produk UMKM di luar negeri khususnya Eropa. Setelah itu, dilanjutkan webinar percepatan pemulihan ekonomi Kota Kediri baik dari sisi Pemerintah, Otoritas, sampai dengan praktisi dan pelaku ekonomi. Selain itu, perlu diketahui pameran virtual UMKM ini yang digelar sepanjang tahun melalui inovasi berbelanja online dengan visualisasi tiga dimensi (3D).

Ini membuat pengunjung layaknya berbelanja di booth pameran secara langsung. Mengusung semangat era new normal, melalui UMKM Virtual Expo 2020 masyarakat dapat menikmati suasana pameran secara real tanpa harus keluar rumah. Untuk dapat berkunjung ke booth 3D pameran ini, masyarakat dapat mengakses berbagai platform atau media yang sudah disiapkan.

Antara lain youtube, instagram, aplikasi “umkmkitabisa” di android, maupun melalui website www.umkmkitabisa.com dengan memilih menu virtual tour 360o. Pengunjung juga dapat melakukan pembelian barang dengan memilih produk yang diinginkan, harga dan informasi produk akan secara langsung ditampilkan. Untuk melanjutkan transaksi pembelian, pengunjung dapat memilih berbagai platform marketplace sesuai preferensi masing-masing.

Seluruh transaksi pada pameran ini didesain secara non-tunai melalui berbagai sarana pembayaran, baik berupa uang elektronik maupun virtual account yang disediakan masing-masing platform marketplace. Selain pameran virtual, masyarakat juga dapat melihat secara langsung Booth 3D. Serta produk yang ditampilkan dengan mengunjungi langsung booth pameran di Kediri Town Square. Adapun dalam bertransaksi, pengunjung dapat memanfaatkan dukungan QRIS sehingga kontak fisik langsung dapat diminimalisasi. (adv/ik2/tyo)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia