Kamis, 13 Aug 2020
radarkediri
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Tutupi Penurunan di Awal Pandemi

31 Juli 2020, 17: 06: 24 WIB | editor : Adi Nugroho

Tutupi Penurunan di Awal Pandemi

(Ilustrasi : Afrizal Saiful Mahbub)

Share this          

Berkah pandemi Covid-19 untuk para pembudidaya ikan hias baru dirasakan selama tiga bulan terakhir. Sebelumnya, di awal pandemi, mereka terpaksa harus mengurangi produksi karena penjualan yang tersendat.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perikanan Pemkab Kediri Nurhafid. “Memang terjadi pengurangan produksi, pembudidaya enggan melakukan pembenihan,” terang Nurhafid. Pasalnya, jalur transportasi ke luar daerah yang ditutup membuat mereka tidak bisa melakukan pengiriman.

Tak disangka, masa pandemi yang panjang justru membuat para pembudi daya kebanjiran rezeki. Setelah banyak masyarakat yang menghabiskan waktu di rumah dan sibuk melakukan kegiatan bermanfaat. Salah satunya memelihara ikan hias. “Kenaikan (permintaan) antara 3-4 persen,” jelasnya.

Pemantauan dari Nurhafid, sampai saat ini ikan hias jenis cupang menjadi ikan hias yang paling banyak diminati. Disusul ikan hias jenis lain yaitu ikan guppy, komet, koi, dan jenis lainnya. “Ikan cupang atau betta memang jadi ikan yang paling banyak peminatnya karena harganya yang terjangkau,” jelas Nurhafid.

Di pasaran, ikan yang memiliki bentuk warna warni ini di kisaran harga Rp 3 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Selain itu, kelebihan dari ikan ini karena bentuknya yang unik dan warnanya yang menarik sehingga memberikan sensasi sendiri bagi para pemelihara ikan ini.

Biasanya, lanjut Nurhafid, tinggi rendahnya harga tergantung dengan jenis ikan. Bentuk yang unik dan warna yang menarik serta jenisnya yang baru biasanya harganya cenderung tinggi.

Data yang dimiliki Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, total produksi ikan hias di Kabupaten Kediri mencapai 308 juta ekor per tahun. Dari jumlah tersebut, paling banyak adalah ikan cupang yaitu sebesar 101 juta ekor ikan per tahun. Disusul ikan komet 77 juta ekor per tahun dan ikan koi sebesar 70 juta ikan per tahun. “Sisanya dari jenis ikan hias lainnya,” jelas Nurhafid saat dihubungi melalui gawainya kemarin.

Saat ini sentra ikan hias di Kabupaten Kediri tersebar di banyak tempat. Untuk jenis ikan cupang paling banyak di wilayah Ngadiluwih. Lainnya bisa ditemukan di Gurah, Kras, Kandat, dan terbaru di Paron, Ngasem.

Sementara ikan komet banyak ditemukan di Desa Canggu, Kecamatan Badas. Seddangkan ikan koi di Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten.

Yang menarik, potensi ikan hias di Kabupaten Kediri sangatlah besar. Semuanya sudah diperhitungkan di tingkat internasional. “Ikan-ikan hias dari Kabupaten Kediri memang tidak pernah absen mengikuti kontes-kontes di tingkat nasional hingga internasional. Sehingga semuanya sudah terkoneksi,” terangnya.

Tak heran jika sejumlah ikan hias sudah ada yang diekspor ke luar negeri. Seperti ikan cupang yang berasal dari Desa Paron, Kecamatan Ngasem.

Saat ini, berbagai langkah dilakukan Pemkab Kediri untuk mendorong keberadaan para pembudidaya ikan hias ini. Di antaranya melakukan pelatihan untuk para pembudidaya baru atau penghobi baru.

“Baru saja kami mengadakan pelatihan budidaya ikan hias dengan mudah. Pesertanya sampai 200 orang,” terangnya.  Selain itu juga dilakukan pelatihan untuk mengatasi permasalahan pemeliharaan ikan hias selama masa perubahan cuaca ekstrem.

Nurhafid berharap adanya dukungan ini terus mendorong munculnya pembudidaya baru. Dia menyarankan bagi para pembudidaya ikan baru untuk mempelajari kondisi ikan dan air sebelum memulaui pemeliharaan.

“Sebab, kualitas air di masing-masing tempat berbeda-beda. Jadi perlu ada proses adaptasi agar ikan tidak mati,” terangnya. Selain itu yang perlu diperhatikan dan dipahami adalah kualitas pakan yang diberikan untuk ikan. (dea/fud)

Potensi Ikan Hias

Produksi Ikan Hias

         Ikan Cupang         101 juta ekor per tahun

         Ikan Komet           77 juta ekor per tahun

         Ikan koi                70 juta ekor per tahun

         Jenis lain              60 juta ekor per tahun

         Total                    308 juta ekor per tahun

Sentra Ikan Hias

         Ikan Cupang         Ngadiluwih, Gurah, Kras, Kandat, Ngasem

         Ikan Komet           Badas

         Ikan Koi               Plosoklaten

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia