Kamis, 13 Aug 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Alami Luka Bakar, ODGJ Ditemukan Tewas

Tubuh Dikerubungi Lalat di Bawah Jembatan

30 Juli 2020, 13: 10: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

PROTOKOL KESEHATAN: Kapolsek Bagor AKP Tommi menyemprotkan hand sanitizer kepada warga setelah mengevakuasi mayat tak dikenal di Desa Kutorejo, Bagor kemarin siang.

PROTOKOL KESEHATAN: Kapolsek Bagor AKP Tommi menyemprotkan hand sanitizer kepada warga setelah mengevakuasi mayat tak dikenal di Desa Kutorejo, Bagor kemarin siang. (andhika attar- radarkediri.id)

Share this          

BAGOR, JP Radar Nganjuk-O rang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ditemukan tewas di kolong jembatan Desa Kutorejo, Bagor kemarin siang. Mayat pria tak dikenal itu ditemukan tergeletak tak bernyawa di pinggiran sungai Widas dengan luka bakar di kedua kaki dan tangannya.

Penemuan mayat Mr X itu dilaporkan ke Polsek Bagor sekitar pukul 13.00 kemarin. Adalah Sunardi, 42, warga setempat yang kali pertama melihat Mr X di sana. “Saksi melihat Mr X tergeletak tak bergerak,” ujar Kapolsek Bagor AKP Tommi Hermanto.

Curiga ada sesuatu yang tidak beres, Sunardi berinisiatif mengecek kondisi MR X tersebut. Ia pun menuruni plengsengan sungai menuju ke pinggir sungai. Saat dicek, dia meyakini jika pria tanpa identitas itu telah tewas.

Bukan hanya tak merespons panggilan dari Sunardi. Tubuh pria tersebut juga sudah dikerubungi banyak lalat. Terutama pada kedua kaki dan tangannya yang memang nampak bekas terbakar. 

Tak ingin mengambil risiko, hal tersebut akhirnya dilaporkan ke Polsek Bagor. “Saat kami datang dan lakukan pemeriksaan, korban memang telah meninggal dunia,” tandas Tommi.

Dari hasil pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) polisi, Mr X tersebut dikenal warga setempat sebagai ODGJ. Pasalnya, warga sudah sering melihatnya berada di sekitar jembatan tersebut. Bahkan, selama 3-4 hari terakhir ini, ia memang berada di kolong jembatan.

Terkait luka bakar yang ada pada kedua kaki dan tangan korban, Tommi menyebut hal itu terjadi lantaran ulahnya sendiri. Pasalnya, sehari sebelumnya atau pada Selasa (28/7) lalu, Priyo Utomo, 38, seorang warga setempat melihat Mr X sedang merokok di sana. “Korban diingatkan oleh saksi karena banyak daun-daun kering di sekitar lokasi dan mudah terbakar,” tutur orang nomor satu di Polsek Bagor tersebut.

Hanya saja, korban tidak menghiraukannya. Tak lama berselang, apa yang ditakutkan Priyo terjadi. Rumpun bambu di dekat lokasi benar-benar terbakar lantaran putung rokok pria itu. Api yang berkobar juga sempat mengenai tubuh pria tersebut. 

Berdasarkan keterangan itu pula, Tommi menduga kuat jika luka bakar pada kedua kaki dan tangannya akibat ulah korban sendiri. Bukan akibat perbuatan orang lain.

Lebih jauh, Tommi beserta jajarannya langsung melakukan evakuasi jasad Mr X tersebut dengan standar protokol kesehatan. “Kami gunakan protokol kesehatan untuk mengurangi risiko,” pungkas perwira dengan tiga balok emas tersebut.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia