Selasa, 11 Aug 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Jadi Destinasi Wisata Sejarah yang Potensial

Pemkab Rencanakan Pemugaran Situs Brumbung

29 Juli 2020, 14: 00: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

KOORDINASI : Kepala BPCB Jatim Andi Muhammad Said dan Kabid Sejarah dan Purbakala Disparbud Kabupaten Kediri Yuli Marwantoko ketika konferensi pers di area Situs Brumbung.

KOORDINASI : Kepala BPCB Jatim Andi Muhammad Said dan Kabid Sejarah dan Purbakala Disparbud Kabupaten Kediri Yuli Marwantoko ketika konferensi pers di area Situs Brumbung. (MOCH. DIDIN SAPUTRO / JPRK)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri- Pemkab Kediri berencana melakukan pemugaran situs di Desa Brumbung, Kecamatan Kepung. Cagar budaya yang dikenal dengan nama Situs Brumbung itu dianggap sebagai penemuan luar biasa. Bisa menjadi kekayaan budaya yang sekaligus mendatangkan arus wisatawan.

Kabid Sejarah dan Purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Yuli Marwantoko mengatakan, pemkab telah berencana melakukan pemugaran atau revitalisasi situs. “Kami akan mendata potensi di sini. Kemudian melakukan kajian teknis dan siap untuk revitalisasi atau pemugaran,” terangnya.

Yuli mengharapkan untuk tahap ini bisa kerjasama dengan banyak pihak. Selain disparbud juga dinas lain. Terutama Pemerintah Desa Brumbung dan masyarakat setempat. Sebab, untuk tahap pengembangan ini akan lebih maksimal jika semua pihak mendukung.

“Dengan demikian ke depan kami sangat berharap ini bisa jadi salah satu wisata sejarah unggulan di Kabupaten Kediri. Dan ini sangat potensial,” tegasnya.

Hal serupa juga dikatakan Kepala Desa Brumbung Siti Nurhanik. Dia berharap setelah ini pemugaran bukan hanya angan-angan belaka. Ia sangat menginginkan penemuan ini bisa menjadi salah satu pontensi wisata di Desa Brumbung untuk masa-masa mendatang. Terutama untuk meningkatkan kesejahteraan warga setempat.

“Pelan-pelan kan kami tata dan bisa terealisasikan. Harapan kami jangan menunggu waktu lama,” harapnya.

Sebelumnya, pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur juga menilai peninggalan purbakala Situs Brumbung menjadi salah satu penemuan penting di Jawa Timur. Setelah dua tahap ekskavasi, sangat penting untuk menjaga keamanan terhadap struktur objek diduga cagar budaya (ODCB) tersebut.

Kepala BPCB Jatim Andi Muhammad Said mengungkapkan saran perlakuan sementara adalah pemberian atap agar situs tidak terkena panas dan hujan.

“Kami harapkan setelah ini juga ada pengerjaan drainase sementara,” jelasnya.

Setelah itu juga akan dilakukan pendataan di kawasan tersebut. Pendataan dilakukan Pemkab Kediri yang g bekerjasama dengan Komunitas Pelestari Sejarah dan Budaya Kadhiri (Pasak).

“Kemudian juga data tentang peta tata guna lahan dan kepemilikan. Sebab ke depan  harus jelas status kepemilikannya,” tambahnya.

Data tersebut bisa digunakan untuk mengetahui sebaran temuan di kawasan tersebut. Agar bisa dilakukan kajian nilai dan kegunaan situs di zamannya. “Mungkin ada permukiman atau ada apa di sini. Jadi selanjutnya bukan hanya bicara tentang petirtaan saja tapi kawasan sejarah penting yang lebih luas lagi. Dan itu sangat potensi untuk pengembangan wisata edukasi sejarah,” terangnya.

Said menyarankan, selanjutnya adalah melakukan studi teknis.

“Kami butuh data lengkap. Bentuk, bahan, dan ukuran. Sehingga nanti (petirtaan) bisa diaktifkan kembali,” jelasnya.(din/fud)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia