Kamis, 13 Aug 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Karyawan Pabrik Pakan Nekat Menjambret Ponsel

Aksi Kejar-kejaran, Pelaku Ditangkap Warga

28 Juli 2020, 13: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Jambret

PESAKITAN: Heru diamankan anggota Polsek Kertosono setelah melakukan penjambretan, Minggu (26/7) malam. Kemarin siang, ia kembali diperiksa penyidik. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

KERTOSONO, JP Radar Nganjuk- Heru Prasetyo, 25, warga Desa Mekikis, Purwoasri, Kabupaten Kediri harus meringkuk di tahanan Polsek Kertosono sejak Minggu (26/7) malam. Pasalnya, karyawan salah satu pabrik pakan itu nekat  menjambret ponsel milik Nur Aili, 25, di Kelurahan Banaran, Kertosono. Beruntung, dia berhasil ditangkap warga saat berusaha kabur usai beraksi.

Kapolsek Kertosono Kompol Djamin mengatakan, aksi penjambretan berlangsung sekitar pukul 20.30. Kala itu, Devita Nur Aili, 25, korban penjambretan sedang mengendarai sepeda motor di Jl A. Yani Kertosono. Tak sendirian, korban dibonceng oleh Nanda Ramadhani, 21, temannya.

“Korban sehabis makan bakso dan hendak menuju rumah majikannya di jl Dr Sutomo Kertosono. Tepatnya, di timur Puskesmas Kertosono,” ujar Djamin kepada Jawa Pos Radar Nganjuk kemarin siang.

Tak berselang lama, keduanya sampai di rumah yang dituju. Lantaran berada di seberang jalan, mereka berhenti dahulu untuk menyeberang. Sayangnya, keduanya tidak sadar telah dibuntuti oleh Heru dengan mengendarai Honda Scoopy AG 4502 OY.

Saat hendak menyeberang jalan, ponsel Oppo A92 yang digenggam Devita tiba-tiba direbut secara paksa oleh Heru. Sempat terjadi adegan tarik-menarik antara pelaku dengan korbannya. Heru yang fisiknya lebih kuat berhasil mengambilnya.

“Setelah berhasil menjambret HP korbannya, pelaku langsung kabur dengan sepeda motornya ke arah barat,” sambung perwira dengan satu melati emas tersebut.

Tak menyerah, Devita dan Nanda langsung menyusul dan mengejar Heru sembari berteriak maling. Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Akhirnya, saat berada di Jl Lori Kelurahan Banaran, Kertosono pelaku belok kanan menuju sawah.

Lantaran tak begitu mengenal medan, pelaku kesulitan mengendalikan sepeda motornya. Bahkan, sepeda motor berwarna abu-abu tersebut sempat terperosok ke sawah. Warga setempat yang mengetahui ada kasus penjambretan langsung membantu menangkap Heru. “Tidak sampai diamuk massa. Pelaku langsung kami amankan ke Mapolsek Kertosono,” terang Djamin.

Peristiwa yang menimpa Devita itu, diharapkan Djamin bisa jadi pelajaran bagi masyarakat. Terutama, untuk tidak mengoperasikan ponsel saat berkendara. Sebab, selain membahayakan pengendara lain juga berpotensi memancing kejahatan. “Jangan bermain HP di jalan. Kalau memang perlu berkomunikasi, menepi lebih dulu. Kemudian dilanjutkan lagi perjalanannya,” pesan Djamin.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia