Kamis, 13 Aug 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Tiga Pasien Sembuh

Bertambah Lima, Covid-19 Capai 182 Kasus

27 Juli 2020, 14: 02: 30 WIB | editor : Adi Nugroho

Rame

RAWAN: Pengunjung Desa Wisata Cengkok, Ngronggot bergerombol di salah satu saung. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Status darurat bencana Covid-19 tinggal berlaku lima hari lagi, tetapi penambahan kasus terus terjadi. Total ada lima pasien baru yang ditemukan. Di saat yang sama, ada tiga pasien lain yang dinyatakan sembuh dari korona.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk dr Hendriyanto mengatakan, dari lima pasien yang baru terkonfirmasi kemarin, satu di antaranya menjalani isolasi mandiri. “Pasien kondisinya sehat. Tidak ada keluhan penyakit. Dia tertular karena ada riwayat kontak dengan pasien covid terdahulu,” ujar Hendri tentang pasien laki-laki berusia 53 tahun asal Baron.

Selain satu pasien yang isolasi mandiri, dua pasien lainnya sudah dinyatakan meninggal saat masih berstatus pasien dalam pengawasan. Yakni, laki-laki berusia 44 tahun asal Berbek yang sebelumnya dirawat di RSUD Nganjuk. Pasien tersebut mengeluhkan nyeri di dada dan perut.

Cuci

PROTOKOL KESEHATAN: Pengunjung desa wisata cuci tangan sebelum memasuki lokasi yang dikelola oleh Pemdes cengkok, Ngronggot. (Rekian - radarkediri.id)

Pasien positif Covid-19 yang meninggal adalah perempun berusia 64 tahun asal Gondang. Perempuan yang dirawat di RSUD Nganjuk ini mengeluh sesak dan panas tinggi. “Kedua pasien ini meninggal di hari yang sama pada Kamis (23/7) lalu ketika masih di RSUD,” lanjut Hendri.

Adapun dua pasien lainnya adalah laki-laki berusia 41 tahun asal Tanjunganom yang dirawat di RSUD Kertosono. Serta, laki-laki berusia 60 tahun asal Pace yang dirawat di RSUD Nganjuk.

Ditanya terkait penularan lima pasien tersebut, Hendri menjelaskan, mayoritas mereka memiliki riwayat kontak dengan pasien covid terdahulu. Mereka juga terdeteksi dari hasil tracing atau pelacakan yang dilakukan gugus tugas.

Untuk diketahui, dengan penambahan lima orang tersebut, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Nganjuk sebanyak 182 orang. Meski kasus Covid-19 terus bertambah, Hendri menyebut jumlah pasien yang sembuh juga bertambah.

Sedikitnya kemarin ada tiga pasien yang dinyatakan sembuh alias terbebas dari korona. Yakni, perempuan berusia 35 tahun dan 61 tahun asal Kertosono. Serta, pria berusia 54 tahun asal Kecamatan Nganjuk. Dengan kesembuhan ketiganya, total pasien yang sembuh sebanyak 102 orang.  Adapun 24 pasien lainnya meninggal dunia. 

Sementara itu, selain penambahan kasus Covid-19, kemarin pasien dalam pengawasan (PDP) juga bertambah menjadi 222 orang. Sebanyak 52 orang di antaranya meninggal. Serta, 34 orang dalam proses pengawasan.

Penambahan paling banyak terjadi pada orang dalam risiko (ODR) yang kemarin menjadi 47.937 orang. Hal yang sama juga terjadi pada orang tanpa gejala (OTG) yang kemarin menjadi 3.328 kasus atau naik lima.

Dari beberapa kategori kasus terkait Covid-19, hanya orang dalam pengawasan (OPD) yang tak berubah. Yakni, tetap 115 kasus seperti sebelumnya. Dengan masih terus berfluktuasinya kasus Covid-19, Hendri tetap meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan. “Harus terus menerapkan protokol kesehatan. Hindari keramaian. Selalu memakai masker kalau keluar rumah,” pinta Hendri.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia