Kamis, 13 Aug 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Tujuh Pejabat Berebut Posisi Sekda

Suharono dan Judi Daftar Terakhir

27 Juli 2020, 13: 55: 52 WIB | editor : Adi Nugroho

Sekda

TERAKHIR: Kepala DPRKPP Suharono (kiri) menjadi pendaftar terakhir seleksi sekda. Tadi malam berkas tujuh pendaftar langsung dikirim kepada panitia seleksi di Surabaya. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Hari terakhir pendaftaran seleksi calon sekretaris daerah (Sekda), ada dua pejabat lagi yang mendaftar. Mereka adalah Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Judi Ernanto dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Suharono. Dengan pendaftaran dua orang tersebut, berarti total ada tujuh pejabat eselon II yang berebut posisi sekda.  

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Nganjuk menyebutkan, Judi Ernanto datang sekitar pukul 10.00 ke sekretariat pendaftaran. “Semua berkas yang saya serahkan sudah lengkap,” ujar Judi kepada koran ini.

Meski baru kali pertama ikut seleksi sekda, Judi mengaku tetap optimistis.

“Harus ya (optimistis, Red),” tegasnya sembari menyebut selama beberapa hari terakhir dirinya berusaha melengkapi berkas sesuai persyaratan.

Terpisah, Suharono juga mengungkapkan hal yang sama. Dia mengaku baru mendaftar kemarin karena harus mondar-mandir mengurus berkas. Pria yang sebelumnya menjabat asisten administrasi umum ini sempat salah persepsi terkait rincian berkas yang harus dikumpulkan.

Salah satu berkas yang menyita waktu menurut Suharono adalah berkas terkait capaian kinerja. “Penilaian pekerjaan itu macam-macam, termasuk capaian pekerjaan. Semua sudah beres,” terangnya.

Seperti halnya Judi yang baru kali pertama ikut seleksi sekda, Suharono juga mengaku serius mengikuti seleksi. “Bukan coba-coba. Saya memang niat untuk ikut serta,” jelasnya.

Berbekal pengalaman kerja yang matang mulai dari tingkat kelurahan, sekretaris camat, camat, hingga asisten administrasi umum, serta kepala DPRKPP, pria berusia 50 tahun ini mengaku menjalani seleksi dengan penuh rasa optimistis.

“Nanti penilaiannya biar pansel yang tentukan. Saya hanya akan fokus saja,” imbuhnya.

Bahkan, Suharono sudah menyiapkan program jika dirinya terpilih. Salah satunya, dengan menerapkan sistem komando. Bagi Suharono, aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Nganjuk tidak boleh memprioritaskan diri sendiri dan mengesampingkan masalah organisasi.

Sejauh ini menurutnya banyak yang belum punya kesadaran tinggi terkait dengan kedisiplinan itu. Karenanya, cara-cara disiplin dalam sistem komando nantinya bisa diterapkan di Pemkab Nganjuk. “Jangan sampai organisasi jadi nomor dua,” tegasnya.

Untuk diketahui, dengan pendaftaran Suharono dan Judi kemarin, berarti total ada tujuh pejabat yang akan memperebutkan posisi sekda di proses seleksi. Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Mokhamad Yasin, Kepala Dinas Perhubungan Nur Solekan, KepalaBadan Kepegawaian Daerah (BKD) Sopingi.

Ada pula  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Gunawan Widagdo, serta Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Nafhan Tohawi. “Semua berkas pendaftar sudah lengkap,” ujar ketua sekretariat pendaftaran Agus Heri Widodo.

Lebih jauh Agus mengungkapkan, Nafhan yang sempat ada kekurangan berkas sudah melengkapi kemarin. Dengan demikian, berkas tujuh pendaftar tersebut langsung disetorkan ke Surabaya.

Rencananya, tadi malam Agus bersama petugas sekretariat akan mengantar berkas tersebut ke Surabaya. “Verifikasi dilakukan oleh pansel,” jelas Agus terkait verifikasi yang merupakan kewenangan pansel.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia