Jumat, 07 Aug 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Pecah Ban, Mobil Pikap Terbalik

Muatan Ikan Tombro Berceceran di Jalan

13 Juli 2020, 13: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Laka

NAHAS: Pikap bermuatan ikan tombro terbalik di jalur tol Kertosono-Madiun setelah mengalami pecah ban kemarin pagi. (PJR Polda Jatim for radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Kecelakaan hebat kembali terjadi di jalur Kertosono-Surabaya kemarin pagi. Adalah Ismono, 40, warga Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Sragen yang mobilnya terbalik di KM 652.800. Akibatnya, muatan ikan tombro yang ada di pikap bernopol AD 1704 HE itu berceceran di jalan. 

Kepala Induk 6 PJR Polda Jatim AKP Suprihanto mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.00. “Kami mendapat laporan pada saat subuh,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh Jawa Pos Radar Nganjuk kemarin siang.

Suprihanto mengungkapkan, awalnya Ismono melajukan kendaraannya menuju ke arah barat. Diduga, pikap berwarna hitam tersebut melaju dengan kecepatan tinggi lantaran sedang berada di jalur bebas hambatan. “Kecepatan kendaraannya pada saat melaju diperkirakan sekitar 80 km per jam,” tuturnya.

Berdasar data yang dihimpun koran ini, sang pengemudi baru saja berangkat dari Sragen pada tengah malamnya. Ismono hendak menuju ke Sidoarjo untuk mengantarkan muatan ikan tombro kepada pemesannya di sana.

Nahas, mendekati tempat kejadian perkara (tkp), pikap tersebut terlibat kecelakaan tunggal. “Pikap mengalami pecah ban kanan belakang, sebelum akhirnya terlibat kecelakaan,” imbuh Suprihanto.

Praktis, Ismono kesulitan mengendalikan kendaraannya dalam posisi melaju kencang. Akibatnya pikap oleng. Bahkan, kendaraan tersebut sampai terguling dan baru berhenti setelah menghantam bahu jalan.

“Pikap berhenti dalam posisi terbalik dan menyebabkan muatan ikan tombro terlepas,” sambung perwira dengan tiga balok emas tersebut sembari menyebut ikan berceceran di jalan tol.

Beruntung, kondisi Ismono sendiri tidak sampai terluka parah. Bahkan, ia dapat selamat dari kecelakaan mengerikan tersebut nyaris tanpa ada luka berarti. “Pengemudi hanya mengalami luka ringan pada bagian pelipisnya,” tandas Suprihanto.

Sementara itu, PJR yang mendapat mendapa informasi kecelakaan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan evakuasi kendaraan. “Korban kami bawa untuk mendapatkan perawatan pertama,” jelas Suprihanto.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia