Sabtu, 15 Aug 2020
radarkediri
Home > PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI

Patuhi Regulasi soal Kontrak, Persik Bayar 50 Persen Gaji Pemain

10 Juli 2020, 18: 43: 31 WIB | editor : Adi Nugroho

persik kediri

MAIN LAGI: Joko Susilo dan Ibrahim Sanjaya dalam sebuah pertandingan. (Anwar Basalamah - radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Persik Kediri akan mematuhi regulasi PSSI mengenai kontrak pemain. Sesuai surat keputusan (SK) PSSI nomor SKEP/53/VI/2020. Dalam SK yang diterbitkan pada 27 Juni lalu itu, klub harus membayar gaji pemain sebesar 50 persen. Pembayaran dimulai pada September atau sebulan sebelum Liga 1 digulirkan kembali.

          Di SK sebelumnya, PSSI meminta klub untuk membayar pemain maksimal 25 persen. Pembayaran tersebut berlaku dari April, Mei sampai Juni. Sedangkan Juli dan Agustus belum diatur lagi dalam SK PSSI.

          Mengenai hal tersebut, Media Officer Persik Kediri Anwar Bahar Basalamah mengatakan, pihaknya akan mematuhi pembayaran kontrak sesuai dengan SK PSSI. Karenanya, untuk Juli dan Agustus, manajemen perlu melakukan musyawarah dulu dengan pemain.

          Yang jelas, klub tidak ingin mengabaikan hak-hak pemain. Hanya saja, di sisi lain, mereka juga perlu menunggu kejelasan regulasi dari PSSI. Terutama mengenai jadwal kick off, format kompetisi dan aturan-aturan lain seperti hak komersial klub. “Intinya, kami selalu berupaya mendiskusikan dengan pemain,” kata Basalamah.

          Sampai kemarin, PSSI memang belum menerbitkan regulasi terbaru lagi. Karenanya, Persik tetap meliburkan pemain dan tim pelatihnya sampai 31 Juli nanti. Jadwal libur tersebut bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan SK dari federasi.

          Basalamah mengungkapkan, pemain tetap bisa berlatih di rumah mereka masing-masing. Mereka juga secara berkali berlatih di lapangan bersama rekan-rekan sesama pemain sepak bola yang lain. “Pemain asli Kediri maupun luar Kediri biasa berlatih di lapangan,” paparnya.

          Selama ini, pemain asli Kediri bermain di beberapa lapangan di Kabupaten Kediri. Beberapa penggawa tersebut di antaranya adalah Dany Saputra, Adi Eko Jayanto, Faris Aditama, Vava Mario Yagalo, Eka Sama Prasetya, Bayu Otto Kartika, Septian Satria Bagaskara dan Galih Akbar.

          Latihan yang dilakukan untuk mengasah feeling bola dan kebugaran pemain. Pasalnya, libur kompetisi yang panjang sekitar 3 bulan dikhawatirkan membuat fisik pemain drop. (syi/fud)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia