Jumat, 07 Aug 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Kelabuhi Polisi, Buang SS ke Toilet

09 Juli 2020, 12: 39: 39 WIB | editor : Adi Nugroho

Sabu

PESAKITAN: Dua tersangka kasus kepemilikan dan peredaran sabu-sabu diamankan oleh Satresnarkoba Polres Nganjuk, kemarin. (Humas Polres Nganjuk for radarkediri.id)

Share this          

TANJUNGANOM, JP Radar Nganjuk- Hendrik Yuliawan, 33, dan M. Irwan Efendi, 19, harus berurusan dengan pihak berwajib, Selasa (7/7) lalu. Pasalnya, satpam dan pelajar kelas XII tersebut terlibat kepemilikan dan peredaran narkotika golongan I sabu-sabu (SS).

Penangkapan kedua warga Kelurahan Warujayeng, Tanjunganom tersebut dibenarkan oleh Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Roni Yunimantara. “Mereka diamankan di sebuah rumah kos di Lingkungan Jetis, Kelurahan Warujayeng, Tanjunganom sekitar pukul 15.00,” ujar kepada koran ini kemarin siang.

Roni mengungkapkan, petugas mendapat informasi dari masyarakat yang menyebut Hendrik diduga terlibat peredaran sabu-sabu. Akhirnya, tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk melakukan penyelidikan kepada satpam tersebut.

Hasilnya, petugas mendapat petunjuk jika Hendrik akan mengadakan pesta sabu-sabu di rumah kos miliknya. Alhasil, petugas langsung menyiapkan strategi penangkapan dan menggerebek pelaku. “Saat ditindaklanjuti, ternyata benar pelaku akan mengonsumsi sabu-sabu bersama temannya,” lanjut Roni kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, Hendrik diketahui akan mengonsumsi serbuk kristal tersebut bersama Irwan dan seorang temannya lagi. Saat dipastikan aman, tim Rajawali 19 langsung melakukan penyergapan. Namun, sayangnya satu orang berhasil kabur dan melarikan diri. “Dua tertangkap (Hendrik dan Irwan, Red), satunya lepas,” sambung Kasatresnarkoba Polres Nganjuk Iptu Pujo Santoso kepada koran ini.

Pujo menuturkan, meskipun Hendrik dan Irwan berhasil diamankan, namun sempat ada upaya menghilangkan barang bukti (BB). “Pelaku sempat membuang satu klip sabu-sabu ke dalam toilet di rumah kos tersebut,” sambungnya.

Namun, petugas tetap dapat mengamankannya. Setelah ditimbang, serbuk putih tersebut memiliki berat 0,36 gram. Selain BB itu, petugas juga menyita satu plastik klip kosong, isolasi warna hitam, grenjeng rokok, serta sebuah HP merek Oppo dan Asus milik kedua pelaku.

Saat diinterogasi, Hendrik mengaku mendapatkan sabu-sabu tersebut dengan cara menyuruh Irwan untuk menjadi kurirnya. Sementara serbuk terlarang tersebut dibeli dari seorang pengedar yang juga berada di wilayah Tanjunganom. “Kami sudah mendapatkan identitasnya. Sekarang masih dalam pengembangan,” pungkas perwira dengan dua balok emas tersebut.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia