Sabtu, 15 Aug 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

BKD Belum Terima Surat Terkait Rekrutmen CPNS

09 Juli 2020, 12: 27: 40 WIB | editor : Adi Nugroho

CPNS

CPNS (radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Menpan-RB Tjahjo Kumolo sudah mengeluarkan pernyataan tidak akan membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk dua tahun mendatang. Meski demikian, pemerintah daerah belum bisa mengambil langkah tindak lanjut. Pasalnya, pemkab belum menerima surat resmi terkait kebijakan rekrutmen CPNS tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nganjuk Sopingi mengatakan, pihaknya belum mendapat instruksi atau surat resmi terkait pernyataan Tjahjo di hadapan awak media. “Secara resmi belum. Belum ada surat resmi yang dikirimkan kepada kami (BKD Nganjuk, Red),” ujar Sopingi kepada koran ini kemarin siang.

Meski belum mendapat surat resmi, Sopingi mengaku sudah mengetahui kabar tersebut. Pasalnya, dia mengikuti perkembangan terkait cpns yang beredar di portal berita maupun media sosial.

“Kalau tahu dari pemberitaan memang iya. Sumber kita juga sama, mungkin. Tetapi kalau secara resminya belum turun surat,” jelasnya.

Lebih lanjut, pernyataan terkait penutupan seleksi CPNS selama dua tahun tersebut disampaikan langsung oleh Tjahjo. Orang nomor satu di Kemenpan-RB itu menyebut tidak ada rekrutmen dahulu kecuali untuk sekolah kedinasan.

Seperti halnya penerimaan sekolah akademi kepolisian (Akpol) dan akademi militer (Akmil) akan tetap dilakukan sesuai program dan kebijakan pada tahun-tahun sebelumnya. Keputusan itu diambil lantaran Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar ada penyederhanaan birokrasi.

Dengan demikian, kebutuhan pegawai pun dapat diisi melalui PNS yang sudah ada. Selain itu, Tjahjo juga mengungkapkan untuk rekrutmen CPNS tahun ini tetap akan dilanjutkan. Hanya saja, menunggu perkembangan dari kasus pandemi Covid-19 di Indonesia. Menurutnya, seleksi tahap kedua tersebut akan dilakukan sekitar bulan Agustus atau September tahun ini.

Mengenai hal tersebut, Sopingi mengaku juga telah mendengar kabar bahwa tes seleksi kompetensi bidang (SKB) kemungkinan akan digelar pada bulan tersebut. Hanya saja, untuk detail waktu atau tanggalnya belum ada jadwal pastinya.

“Kalau perkiraan bulannya, kemungkinan di Agustus atau September. Tapi untuk detail tanggalnya, kami juga masih menunggu surat resmi dari pusat,” ungkap pria yang aktif di Pramuka tersebut.

Sopingi menjelaskan, kemungkinan besar tes akan tetap dilakukan dengan sistem offline. Pasalnya, apabila dilakukan dengan sistem online, akan banyak kendala dan tantangan yang dihadapi. “Kalau dengan sistem online ditakutkan banyak terjadi kecurangan,” pungkasnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia