Kamis, 13 Aug 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Belum Tutup Pasar Kertosono

Disperindag Akan Rapat dengan Gugus Tugas

09 Juli 2020, 12: 24: 19 WIB | editor : Adi Nugroho

Pasar

TETAP BERAKTIVITAS:Suasana Pasar Kertosono setelah ada pedagang yang dinyatakan reaktif dan positif Covid-19 tetap ramai. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

KERTOSONO, JP Radar Nganjuk-Status dua pedagang di Pasar Kertosono yang dinyatakan reaktif dan positif Covid-19, membuat kabar tentang penutupan sementara di pasar tersebut santer beredar. Menanggapi hal ini, dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag) memastikan hingga kemarin (7/7) mereka belum memutuskan penutupan.

Data yang dihimpun koran ini menyebutkan, kabar penutupan sementara pasar itu telah santer beredar di kalangan pedagang. Apalagi, sebagian pedagang mulai khawatir terjangkit korona setelah ada teman mereka yang terpapar virus.

“Kami memang sudah mendengar kalau kemungkinan pasar akan ditutup sementara. Tetapi, hal itu tergantung dari dinas,” ujar Santoso, salah satu pedagang di Pasar Kertosono.

Para pedagang, lanjut Santoso, akan konsekuen dan mendukung langkah yang diambil pemerintah. Termasuk apakah pemkab akan melakukan penyemprotan secara berkala atau penutupan pasar selama beberapa hari.

“Kalau dari pedagang pada intinya legawa dan menuruti aturan saja. Kalau memang harus ditutup sementara, kami siap,” lanjutnya,

Ditanya tentang kondisi pasar setelah salah satu pedagang dinyatakan positif korona, menurut Santoso kondisinya tak banyak terpengaruh. Demikian juga di kalangan pedagang. “Sebagai yang dituakan, kami ikut menjaga suasana teman-teman pedagang,” timpalnya.

Meski demikian, ia tidak memungkiri bahwa perputaran ekonomi di pasar sedang menurun selama pandemi ini. Terlebih, saat ada pedagang yang terpapar korona. “Kalau suasana pasarnya memang sepi,” klaim Santo.

Lebih jauh, para pedagang di sana berharap pemerintah daerah memberikan perhatian kepada para pedagang. Misalnya, dengan memberi bantuan jika pasar memang ditutup.

Terpisah, Kepala Disperindag Nganjuk Heni Rochtanti mengatakan, pihaknya belum memutuskan penutupan Pasar Kertosono. Pasalnya, hingga kemarin (7/7) disperindag belum mendapat laporan atau tembusan secara resmi dari Dinkes Nganjuk.

“Karena belum ada pemberitahuan resmi dari dinkes, kami belum mengambil langkah (melakukan penutupan Pasar Kertosono). Masih akan kami koordinasikan dahulu,” tutur Heni saat dikonfirmasi koran ini.

Selain berkoordinasi dengan Dinkes Nganjuk, Heni juga menyebut disperindag hrus melibatkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. “Kami akan melaporkan ke gugus tugas dulu untuk pengambilan kebijakannya,” pungkasnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia