Kamis, 13 Aug 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Pom Mini Terbakar, Dua Ruko Hangus

Kerugian Capai Ratusan Juta

09 Juli 2020, 12: 20: 32 WIB | editor : Adi Nugroho

Kebakaran

LUDES: Ruko bengkel motor milik Khoirul Anam di Desa Ngujung, Gondang hangus akibat pom mini miliknya terbakar, kemarin (7/7) siang. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

GONDANG, JP Radar Nganjuk- Pom mini milik Khoirul Anam, 50, warga Desa Ngujung, Gondang terbakar kemarin siang. Api yang membesar dengan cepat turut membakar habis dua ruko milik pria tua itu. Akibat kebakaran tersebut, korban diperkirakan merugi ratusan juta.

Berdasarkan keterangan Anam, sapaan akrab Khoirul Anam, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30. Kala itu, ia sedang istirahat dan memasrahkan ruko yang difungsikan menjadi bengkel itu kepada rekannya. Lalu, ada seorang pengendara yang membeli bahan bakar minyak (bbm) di tempatnya.

Lantaran sedang beristirahat, rekannya melayani pembeli. Namun, saat tengah mengisi BBM di tangki motor, tiba-tiba pom mini itu terbakar. Anam menduga, pembeli dalam keadaan sedang merokok hingga akhirnya menyebabkan kebakaran.

“Soalnya kalau kabel atau kelistrikan dalam kondisi masih bagus. Saya rutin mengeceknya. Kalau saya menduga yang beli bensin sedang merokok,” terang Anam kepada Jawa Pos Radar Nganjuk saat ditemui di lokasi.

Kebakaran di tangki berisi bbm sekitar 100 liter itu membuat api dengan cepat membesar dan membumbung tinggi. Awan hitam sempat menyelimuti ruko. Kabel listrik milik PLN yang ada di atas ruko juga ikut dilalap si jago merah.

Lebih parah lagi, ruko yang dijadikan bengkel motor tersebut juga berisikan barang mudah terbakar. Di dalamnya ada beberapa tabung gas elpiji berukuran 3 kilogram. “Sempat meledak-meledak tadi tabungnya waktu terbakar,” tutur Anam.

Api yang terlalu besar tak memungkinkan dipadamkan dengan alat seadanya. Akhirnya, Damkar Nganjuk diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah. “Kami langsung mengerahkan tiga armada Damkar ke sana,” tutur Kasatpol PP Nganjuk Abdul Wakid kepada koran ini.

Meski ruko milik Anam tidak terselamatkan dan ludes terbakar, namun kebakaran dapat diminimalisasi sehingga tidak sampai menjalar ke bangunan tetangga. Pasalnya, kanan-kirinya merupakan kawasan padat perumahan.

“Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun, kerugian diperkirakan di atas Rp 200 juta,” sambung Wakid. Selain bangunan, spare part motor, perlengkapan bengkel, dan barang dagangan Anam juga ludes tak bersisa.

Sementara itu, pihak kepolisian juga langsung melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (tkp) di sana. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, dugaan penyebab kebakaran justru berbeda dengan dugaan pemilik ruko. “Diduga kebakaran terjadi karena adanya konsleting listrik,” ujar Kapolsek Gondang AKP Alex Candra. Menurutnya, pada saat rotak atau alat penyedot bbm dinyalakan, tiba-tiba ada percikan api.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia